PB PASI dan Badan Atletik Dunia Gelar Survei Pemetaan Masalah

Jum'at, 30 April 2021 - 18:01 WIB
loading...
PB PASI dan Badan Atletik...
PB PASI dan Badan Atletik Dunia Gelar Survei Pemetaan Masalah. Foto: athleticsnacac.org
A A A
JAKARTA - PB PASI hari ini mulai memperkenalkan Global Conversation— sebuah survei yang digelar Badan Atletik Dunia (World Athletics) sejak Maret lalu. Survei ini merangkum kesimpulan sementara bahwa pengembangan dunia atletik masih perlu perhatian khusus.

Survei yang digelar hingga akhir April 2021 ini sudah mengumpulkan sekitar 10 ribu masukan dari 141 negara. Sampai hari ini, hampir 1.000 atlet profesional mancanegara ambil bagian dalam Global Conversation.

Baca Juga: Harapan Luhut Usai Terpilih Sebagai Ketua Umum PB PASI

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PB PASI , Tigor Tanjung, mengatakan, survei ini penting untuk pemetaan masalah yang dihadapi berbagai negara dalam upaya memajukan cabang atletik. Misalnya di Indonesia, masalah yang krusial adalah fasilitas dan regenerasi atlet.

“Seperti di Indonesia, ketersediaan fasilitas dengan standar yang sama di setiap cabang PB PASI masih menjadi kendala hingga saat ini yang berujung pada lambatnya regenerasi atlet,” kata Tigor Tanjung dalam keterangan tertulis yang diterima MNC Portal Indonesia, Jumat (30/4/2021).

Temuan lain dalam survei ini menyebut bahwa 55% pelatih setuju bahwa atletik adalah cabang olahraga paling mudah diakses, sekaligus aktivitas terbaik untuk mewujudkan masyarakat lebih sehat. Mereka yang masuk kategori atlet amatir justru menyumbang jumlah terbesar dalam demografi.

Tantangan lain dalam usaha pengembangan dunia atletik ke depannya, menurut survei ini, adalah publikasi. Ke depannya, media massa diharapkan menambah jumlah pemberitaan dan siaran televisi terkait event-event besar di cabang atletik

“Ini mengapa survei Global Conversation ini menjadi penting karena menjadi alat suara semua pelaku dan pemangku kepentingan atletik untuk bisa memberikan aspirasi mereka ke dalam World Plan for Athletic untuk dekade mendatang,” kata Tigor Tanjung.

Sementara itu, Presiden Badan Atletik Dunia, Sebastian Coe, mengatakan hasil survei Global Conversation akan dipakai untuk merancang World Plan for Athletics 2022-2030. Hasil dari survei ini juga akan dibahas dalam World Athletics Council yang rencananya digelar pertengahan tahun, dan Kongres Badan Atletik Dunia, November 2021.

“Dengan memulai Global Conversation untuk masa depan atletik, kami ingin memberikan kepada semua yang terlibat di atletik, apapun latar belakang mereka, lokasi maupun kemampuan atletiknya, kesempatan agar suara mereka terdengar,” kata Sebastian Coe.

Seluruh proses dalam srvei Global Conversation diawasi oleh World Plan Working Group yang terdiri dari tujuh anggota Council, dipimpin mantan atlet loncat pemegang rekor dunia sebanyak tiga kali, Willie Banks.

Bagi Anda yang terlibat dalam cabang atletik, baik sebagai atlet, pelatih, pengurus cabang olahraga atletik, jurnalis olahraga, atau pemangku kepentingan, dapat mengikut survei tersebut melalui tautan ini .
(sha)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kejurnas Atletik 2026...
Kejurnas Atletik 2026 Resmi Bergulir, Jadi Ajang Lahirnya Generasi Baru Atlet Indonesia
Ketum PASI Luhut Panjaitan...
Ketum PASI Luhut Panjaitan Apresiasi Dukungan Prabowo untuk Pelatnas Jangka Panjang
Atletik Indonesia Bersinar...
Atletik Indonesia Bersinar di Filipina, Emilia Nova Sumbang Emas dan 2 Perak untuk Merah Putih
Maybank Marathon 2026...
Maybank Marathon 2026 Siap Digelar 23 Agustus, PASI Sebut Jadi Aset Nasional
Athletics Challenge...
Athletics Challenge Seri 2 2025, Ajang Regenerasi Atletik Indonesia di Kudus
Lebih dari 1.200 Pelajar...
Lebih dari 1.200 Pelajar Ramaikan Athletics Challenge Seri 1 2025
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
Special Bola
Bersiap Hadapi 4 Kompetisi,...
Liga Indonesia
Bersiap Hadapi 4 Kompetisi, Persib Bandung Buka Peluang Gelar TC di Luar Negeri
Piala Dunia 2026: Kisah...
Bola Dunia
Piala Dunia 2026: Kisah Heroik Yassine Bounou, Tepis Penalti Crysencio Summerville dengan Satu Tangan!
Sindir Ekonom Jerman...
Bola Dunia
Sindir Ekonom Jerman yang Ramal Brasil Kalah dari Jepang, Neymar: Tolong Coba Lagi di Piala Dunia Berikutnya!
Rekomendasi
AKPY, BPDP dan Ditjenbun...
AKPY, BPDP dan Ditjenbun Sinergi Gelar Pelatihan Teknis 90 Pekebun Sawit
Polda Metro Jaya Minta...
Polda Metro Jaya Minta Hakim Tolak Seluruh Permintaan Praperadilan Roy Suryo
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Berita Terkini
Tumbangkan Jerman, Paraguay...
Tumbangkan Jerman, Paraguay Rayakan dengan Libur Nasional
2 Kuda Hitam Curi Panggung,...
2 Kuda Hitam Curi Panggung, Piala Dunia 2026 Hadirkan Era Baru?
Belanda Tersingkir,...
Belanda Tersingkir, Rekor Bersejarah Berakhir
Maroko Ciptakan Sejarah...
Maroko Ciptakan Sejarah Baru di Piala Dunia 2026
Kejutan! Maroko Singkirkan...
Kejutan! Maroko Singkirkan Belanda Lewat Drama Adu Penalti
Sundulan Issa Diop Paksa...
Sundulan Issa Diop Paksa Laga Belanda vs Maroko Lanjut ke Extra Time
Infografis
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Argentina Ditantang Cape Verde
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved