Mourinho Ngaku Siap Balik lagi ke Serie A, Latih Juventus atau AC Milan?
Selasa, 04 Mei 2021 - 05:02 WIB
loading...
Pelatih asal Portugal, Jose Mourinho menyatakan tidak akan berpikir dua kali jika ditawari menangani klub Serie A, apakah itu Juventus atau Inter Milan. Foto: reuters
A
A
A
MILAN - Pelatih asal Portugal, Jose Mourinho menyatakan tidak akan berpikir dua kali jika ditawari menangani klub Serie A. Meski mencintai Inter Milan yang pernah asuhannya, dia siap jika diminta melatih Juventus atau AC Milan.
Baca Juga: Ketika Erick Thohir Merayu Sopir Pikap Penggemar Arema untuk Dukung Persis Solo
Mourinho sempat dua musim meraasakan atmosfir Serie A, yakni menangani Inter pada periode 2008-2010. Hebatnya selama kurun waktu itu, The Special One memberikan lima trofi bergengsi bagi para Interisti.
Nama pelatih yang baru saja dipecat Tottenham Hotspur itu bahkan masuk sejarah klub. Pasalnya, dia membantu Inter menjadi klub Italia pertama yang membukukan treble winner pada edisi 2009/2010.
Selain menjadi kampiun Serie A, Mourinho juga membawa Inter menjadi yang terbaik di Coppa Italia dan Liga Champions. Ketika Mourinho meninggalkan Inter pada musim panas 2010, prestasi I Nerazzurri menurun drastis.
“Ketika saya meninggalkan klub, saya hanya menceritakan hal-hal baik tentang klub itu. Saya bukan tipe orang yang akan mencuci pakaian kotor. Saya selalu mengarah ke hal yang positif,” kata Mourinho mengutip dari Football Italia.
Inter sempat kesulitan bersaing di papan atas Serie A. Baru ketika kursi pelatih diisi Antonio Conte pada musim panas 2019 atau setelah menunggu selama 11 tahun, Inter berjaya lagi dengan memenangkan Scudetto 2020/2021 yang sekaligus meruntuhkan dominasi Inter Milan.
Baca Juga: Ketika Erick Thohir Merayu Sopir Pikap Penggemar Arema untuk Dukung Persis Solo
Mourinho sempat dua musim meraasakan atmosfir Serie A, yakni menangani Inter pada periode 2008-2010. Hebatnya selama kurun waktu itu, The Special One memberikan lima trofi bergengsi bagi para Interisti.
Nama pelatih yang baru saja dipecat Tottenham Hotspur itu bahkan masuk sejarah klub. Pasalnya, dia membantu Inter menjadi klub Italia pertama yang membukukan treble winner pada edisi 2009/2010.
Selain menjadi kampiun Serie A, Mourinho juga membawa Inter menjadi yang terbaik di Coppa Italia dan Liga Champions. Ketika Mourinho meninggalkan Inter pada musim panas 2010, prestasi I Nerazzurri menurun drastis.
“Ketika saya meninggalkan klub, saya hanya menceritakan hal-hal baik tentang klub itu. Saya bukan tipe orang yang akan mencuci pakaian kotor. Saya selalu mengarah ke hal yang positif,” kata Mourinho mengutip dari Football Italia.
Inter sempat kesulitan bersaing di papan atas Serie A. Baru ketika kursi pelatih diisi Antonio Conte pada musim panas 2019 atau setelah menunggu selama 11 tahun, Inter berjaya lagi dengan memenangkan Scudetto 2020/2021 yang sekaligus meruntuhkan dominasi Inter Milan.
Lihat Juga :