Man United Bantah Ada Keterlibatan Staf Klub dalam Aksi Pembajakan Old Trafford
Selasa, 04 Mei 2021 - 17:02 WIB
loading...
A
A
A
BACA JUGA: Legenda Man United Salut Fans The Red Devils Bajak Old Trafford
"Menyusul peristiwa kemarin, sementara banyak penggemar ingin menggunakan hak mereka untuk memprotes dan mengekspresikan pendapat mereka dengan damai, beberapa berniat mengganggu persiapan tim dan pertandingan itu sendiri, sebagaimana dibuktikan dengan aktivitas di Hotel Lowry dan di stadion," demikian pernyataan resmi klub, Selasa (4/5/2021).
Menurut laporan media lokal, ratusan suporter yang berhasil membajak Old Trafford lantaran ada dugaan keterlibatan staf klub yang membiarkan mereka masuk. Tetapi Man United membantah kabar tersebut dan itu sepenuhnya tidak benar.
"Setelah menerobos penghalang dan keamanan di halaman depan, beberapa pengunjuk rasa memanjat gerbang di ujung terowongan Munich, kemudian memaksa masuk ke pintu samping di tribun, sebelum membuka pintu eksternal yang memungkinkan orang lain masuk ke area pertemuan dan lapangan. Pelanggaran kedua terjadi ketika seorang pemrotes mendobrak pintu lift akses penyandang disabilitas, memungkinkan satu kelompok untuk memasuki tribun," bantah klub.
"Mayoritas pendukung kami mengutuk aksi kriminalitas yang menyebabkan kerusakan ini. Bersama dengan kekerasan apapun terhadap staf klub, polisi atau fans lain, dan ini sekarang menjadi masalah polisi. Klub tidak memiliki keinginan untuk melihat pengunjuk rasa damai dihukum, tetapi akan bekerja dengan polisi untuk mengidentifikasi mereka yang terlibat dalam kegiatan kriminal, dan juga akan mengeluarkan sanksi sendiri kepada pemegang tiket musiman atau anggota yang diidentifikasi, sesuai dengan kebijakan sanksi yang diterbitkan."
"Menyusul peristiwa kemarin, sementara banyak penggemar ingin menggunakan hak mereka untuk memprotes dan mengekspresikan pendapat mereka dengan damai, beberapa berniat mengganggu persiapan tim dan pertandingan itu sendiri, sebagaimana dibuktikan dengan aktivitas di Hotel Lowry dan di stadion," demikian pernyataan resmi klub, Selasa (4/5/2021).
Menurut laporan media lokal, ratusan suporter yang berhasil membajak Old Trafford lantaran ada dugaan keterlibatan staf klub yang membiarkan mereka masuk. Tetapi Man United membantah kabar tersebut dan itu sepenuhnya tidak benar.
"Setelah menerobos penghalang dan keamanan di halaman depan, beberapa pengunjuk rasa memanjat gerbang di ujung terowongan Munich, kemudian memaksa masuk ke pintu samping di tribun, sebelum membuka pintu eksternal yang memungkinkan orang lain masuk ke area pertemuan dan lapangan. Pelanggaran kedua terjadi ketika seorang pemrotes mendobrak pintu lift akses penyandang disabilitas, memungkinkan satu kelompok untuk memasuki tribun," bantah klub.
"Mayoritas pendukung kami mengutuk aksi kriminalitas yang menyebabkan kerusakan ini. Bersama dengan kekerasan apapun terhadap staf klub, polisi atau fans lain, dan ini sekarang menjadi masalah polisi. Klub tidak memiliki keinginan untuk melihat pengunjuk rasa damai dihukum, tetapi akan bekerja dengan polisi untuk mengidentifikasi mereka yang terlibat dalam kegiatan kriminal, dan juga akan mengeluarkan sanksi sendiri kepada pemegang tiket musiman atau anggota yang diidentifikasi, sesuai dengan kebijakan sanksi yang diterbitkan."
(sha)
Lihat Juga :