Agostini Ramal Marquez Enggak Bakal Juara MotoGP 2021
Rabu, 05 Mei 2021 - 14:03 WIB
loading...
A
A
A
"Kamu boleh jatuh 50 kali dan bangun, tapi sekarang bukan waktunya jatuh lagi, karena sebelumnya sangat penting dan rumit. Saya pikir tahun ini adalah pelatihan untuk kembali menjadi dirinya yang dulu," ungkap Agostini dikutip dari Diario AS, Rabu (5/5).
BACA JUGA: Marc Marquez Akui Kondisi Tubuh Belum Sempurna
Marquez sebenarnya nyaris melukai cederanya ketika ia mengalami kecelakaan hebat pada sesi latihan bebas ketiga (FP3) jelang balapan di Sirkuit Jerez. Beruntung, dia tidak mengalami masalah serius.
"Sedikit saja bisa memengaruhinya. Itu berasal dari tahun yang penuh dengan kesedihan, kekhawatiran, keraguan apakah Marc akan dapat berlari lagi atau tidak. Jika semuanya berjalan lancar, dalam tiga atau empat balapan dia bisa menjadi Marquez yang sama," tutur Agostini.
"Sekarang semua orang menjadi sangat kuat. Posisi ketujuh yang Marc lakukan di Portimao sangat fantastis dan dia akan kompetitif lagi. Sangat sulit untuk memenangkan kejuaraan Dunia, karena untuk memenangkannya Anda harus maju seratus persen. Bahkan dia tidak bisa menang sembilan puluh persen. Marc selalu hampir jatuh ketika dia menang, karena dia selalu mencapai batas," pungkas Agostini.
BACA JUGA: Marc Marquez Akui Kondisi Tubuh Belum Sempurna
Marquez sebenarnya nyaris melukai cederanya ketika ia mengalami kecelakaan hebat pada sesi latihan bebas ketiga (FP3) jelang balapan di Sirkuit Jerez. Beruntung, dia tidak mengalami masalah serius.
"Sedikit saja bisa memengaruhinya. Itu berasal dari tahun yang penuh dengan kesedihan, kekhawatiran, keraguan apakah Marc akan dapat berlari lagi atau tidak. Jika semuanya berjalan lancar, dalam tiga atau empat balapan dia bisa menjadi Marquez yang sama," tutur Agostini.
"Sekarang semua orang menjadi sangat kuat. Posisi ketujuh yang Marc lakukan di Portimao sangat fantastis dan dia akan kompetitif lagi. Sangat sulit untuk memenangkan kejuaraan Dunia, karena untuk memenangkannya Anda harus maju seratus persen. Bahkan dia tidak bisa menang sembilan puluh persen. Marc selalu hampir jatuh ketika dia menang, karena dia selalu mencapai batas," pungkas Agostini.
(sha)
Lihat Juga :