alexametrics

Owi Pensiun, Praveen Jordan Terima Tongkat Estafet Ganda Campuran

loading...
Owi Pensiun, Praveen Jordan Terima Tongkat Estafet Ganda Campuran
Praveen Jordan (kiri) bersama Tontowi Ahmad. Foto: PBSI/badmintonindonesia.org
A+ A-
JAKARTA - Mundurnya Tontowi Ahmad (Owi) dari Pelatnas PBSI membuat tongkat estafet ganda campuran diserahkan ke tangan Praveen Jordan. Praveen, 27 tahun, kini menjadi pemain paling senior yang turun di nomor tersebut.

Praveen yang sekarang berpasangan dengan Melati Daeva Oktavianti merupakan pasangan andalan di sektor ganda campuran. Bersama Melati, Praveen baru saja meraih gelar di All England 2020.

Meskipun terus bersaing di lapangan, termasuk di arena Olimpiade Rio 2016, Praveen mengaku banyak mencontoh hal positif dari seniornya itu. Banyak pelajaran yang ia ambil dari Tontowi yang sudah ia anggap sebagai mentor bagi para junior.



"Bang Owi itu senior yang membimbing junior-juniornya. Dia juga rendah hati dan selalu haus gelar," komentar Praveen ketika ditanya soal Tontowi.

Kenangan yang tak akan pernah dilupakan Praveen saat bersama Tontowi adalah momen saat pertandingan di mana biasanya mereka berbagi kamar hotel. Tak jarang kebersamaan dan keseruan mereka dibagikan di sosial media. (Baca juga: PBSI Ungkap Alasan Owi Berstatus Magang)

Praveen menceritakan satu kejadian yang sampai saat ini masih melekat di ingatannya. Saat itu mereka tengah mengikuti turnamen Denmark Open 2019 di Odense. Mereka baru saja tiba dan masuk ke kamar hotel. Saat mandi, Tontowi berteriak-teriak di kamar mandi karena kedinginan.

"Bang Owi teriak-teriaknya kencang banget, selama dia mandi itu dia teriak-teriak. Dia teriak katanya kedinginan, padahal tadi sebelumnya saya mandi nggak dingin, masih ada air panasnya," cerita Praveen, dikutip Badmintonindonesia.org.

"Memang bang Owi orangnya lucu, dia selalu bikin saya ketawa, ini yang bikin kangen," lanjut Praveen.

Selain Praveen, Tontowi juga cukup dekat dengan Mohammad Ahsan, pemain spesialis ganda putra. Tontowi bercerita hingga saat ini ia masi sering bertemu Ahsan untuk sekadar berbincang bersama.

"Saya dan Babah (Ahsan) memang sering banget ngobrol, sharing mengenai banyak hal. Mungkin karena kami satu angkatan. Dia kangen nih sama saya, nyamperin terus ke rumah, kan kita tetanggaan. Kadang saya yang main ke rumah Babah," kata Tontowi.

"Kangen sama teman-teman di pelatnas itu pasti, apalagi sama Coki (Praveen) yang brutal dan ambyar itu, ha ha ha," canda Tontowi.

Selain rindu teman-temannya, Tontowi juga bakal merindukan gemuruh supporter di Istora. Dukungan para pecinta bulutangkis sepanjang kariernya tak akan pernah ia lupakan. Tontowi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua badminton lover yang terus memberi semangat dan dukungan.
(mirz)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak