Peluncuran Sportstar.id, Ketum PSSI Curhat Sulitnya Menggelar Pertandingan di Tengah Pandemi
Selasa, 25 Mei 2021 - 19:01 WIB
loading...
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan (kiri) hadir dalam acara peluncuran portal berita olahraga Sportstar.id. Foto: MNC Portal Indonesia/Quadiliba Al Farabi
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan hadir dalam acara peluncuran portal berita olahraga Sportstar.id. Dalam kesempatan itu pria yang akrab disapa Iwan Bule curhat sulitnya menggelar kompetisi di tengah pandemi virus corona.
Dalam acara peluncuran Sportstar.id di kompleks MNC, Selasa (25/5/2021) Iwan Bule menyebut pihaknya telah bekerja keras mengembalikan kompetisi yang vakum lebih dari setahun akibat pandemi virus corona. Sebanyak 39 pertandingan akhirnya berhasil digelar di tengah wabah meski tanpa dukungan suporter.
Baca Juga: Ketum PSSI Jadi Saksi Lahirnya Portal Olahraga Sportstars.id
Pertaruhan yang besar diambil Iwan Bule ketika memutuskan menggelar kompetisi sepak bola di tengah angka penularan Covid-19 yang belum terkendali. Namun, kata dia, tidak ada pilihan lain untuk menyelamatkan para pemain dan insan sepak bola nasional dari masalah ekonomi saat kompetisi mati suri.
“Memang itu gambling, kalau terjadi penyebaran Covid-19 selesai saya. Mungkin (pertandingan sepak bola) tidak diizinkan lagi. Tapi alhamdulillah sampai akhirnya tidak ada yang terjangkit penyebaran Covid-19,” kata Iwan Bule.
Dalam acara peluncuran Sportstar.id di kompleks MNC, Selasa (25/5/2021) Iwan Bule menyebut pihaknya telah bekerja keras mengembalikan kompetisi yang vakum lebih dari setahun akibat pandemi virus corona. Sebanyak 39 pertandingan akhirnya berhasil digelar di tengah wabah meski tanpa dukungan suporter.
Baca Juga: Ketum PSSI Jadi Saksi Lahirnya Portal Olahraga Sportstars.id
Pertaruhan yang besar diambil Iwan Bule ketika memutuskan menggelar kompetisi sepak bola di tengah angka penularan Covid-19 yang belum terkendali. Namun, kata dia, tidak ada pilihan lain untuk menyelamatkan para pemain dan insan sepak bola nasional dari masalah ekonomi saat kompetisi mati suri.
“Memang itu gambling, kalau terjadi penyebaran Covid-19 selesai saya. Mungkin (pertandingan sepak bola) tidak diizinkan lagi. Tapi alhamdulillah sampai akhirnya tidak ada yang terjangkit penyebaran Covid-19,” kata Iwan Bule.
Lihat Juga :