Pelatih Persib Ingatkan Jangan Ada Keputusan Merugikan Saat Kongres PSSI
Rabu, 26 Mei 2021 - 14:05 WIB
loading...
A
A
A
Pria berpaspor Belanda itu pun berharap kongres memutuskan kompetisi tetap digelar dengan menghadirkan degradasi. Sebab, ada banyak klub yang menginginkan hal serupa selain Persib. Dia tidak mau ada keputusan sepihak yang pada akhirnya menguntungkan pihak tertentu. tersebut.
"Ini adalah kesempatan untuk memulai lagi sepak bola Indonesia dan melakukannya dengan cara yang tepat. Tapi, saya juga berharap di kongres nanti berjalan adil, tidak ada pengambilan keputusan 'di balik layar' karena dipengaruhi beberapa pihak," ungkap Robert.
"Sepak bola di negara ini seperti piramida, ada sistem seperti (Liga) divisi 1, divisi 2, dan divisi 3. Tentu semua harus punya perasaan 'saya bisa turun kasta' atau perasaan bisa naik. Itu ada standarnya dan itu diatur dalam peraturan FIFA," jelas juru taktik asal Belanda itu.
Keputusan soal berbagai hal terkait kompetisi menurut Robert harus diambil dengan pertimbangan bijak. Azas keadilan harus benar-benar dikedepankan. "Saya harap semua (yang terlibat di kongres) bisa melihat dari sudut pandang profesional,” ucapnya lagi.
“Itu bukan hanya dari pengaruh sudut pandang kepentingan beberapa orang. Kami harus memikirkan profesionalisme sepak bola Indonesia dan harus melihat masa depan yang cerah," tutur Robert.
"Ini adalah kesempatan untuk memulai lagi sepak bola Indonesia dan melakukannya dengan cara yang tepat. Tapi, saya juga berharap di kongres nanti berjalan adil, tidak ada pengambilan keputusan 'di balik layar' karena dipengaruhi beberapa pihak," ungkap Robert.
"Sepak bola di negara ini seperti piramida, ada sistem seperti (Liga) divisi 1, divisi 2, dan divisi 3. Tentu semua harus punya perasaan 'saya bisa turun kasta' atau perasaan bisa naik. Itu ada standarnya dan itu diatur dalam peraturan FIFA," jelas juru taktik asal Belanda itu.
Keputusan soal berbagai hal terkait kompetisi menurut Robert harus diambil dengan pertimbangan bijak. Azas keadilan harus benar-benar dikedepankan. "Saya harap semua (yang terlibat di kongres) bisa melihat dari sudut pandang profesional,” ucapnya lagi.
“Itu bukan hanya dari pengaruh sudut pandang kepentingan beberapa orang. Kami harus memikirkan profesionalisme sepak bola Indonesia dan harus melihat masa depan yang cerah," tutur Robert.
Lihat Juga :