Boikot Konferensi Pers, Naomi Osaka Disebut Tak Profesional
Sabtu, 29 Mei 2021 - 01:01 WIB
loading...
A
A
A
“Apa yang terjadi, menurut pendapat saya, tidak dapat diterima. Ini adalah tenis yang ingin kami promosikan,” kata Gilles Moretton.
Agensi pers Prancis melaporkan, Osaka kemungkinan akan didenda sampai 20 ribu dolar AS atau setara Rp315 juta untuk setiap konferensi pers yang dia lewatkan di Prancis Terbuka 2021 . Namun, besaran denda belum benar-benar terkonfirmasi.
Sebelumnya ramai di beritakan, petenis yang kini duduk di peringkat dua dunia, Naomi Osaka, menolak ikut konferensi pers selama turnamen Prancis Terbuka 2021. Petenis 23 tahun asal Jepang mengklaim pertanyaan para jurnalis hanya mengganggu konsentrasi atlet.
Osaka lebih tertarik membayar denda ketimbang meladeni pertanyaan wartawan selama Prancis Terbuka 2021. Namun, perlu diketahui, setiap petenis yang berlaga di turnamen resmi wajib jumpa pers setelah pertandingan sesuai regulasi yang ditetapkan ATP dan WTA.
Agensi pers Prancis melaporkan, Osaka kemungkinan akan didenda sampai 20 ribu dolar AS atau setara Rp315 juta untuk setiap konferensi pers yang dia lewatkan di Prancis Terbuka 2021 . Namun, besaran denda belum benar-benar terkonfirmasi.
Sebelumnya ramai di beritakan, petenis yang kini duduk di peringkat dua dunia, Naomi Osaka, menolak ikut konferensi pers selama turnamen Prancis Terbuka 2021. Petenis 23 tahun asal Jepang mengklaim pertanyaan para jurnalis hanya mengganggu konsentrasi atlet.
Osaka lebih tertarik membayar denda ketimbang meladeni pertanyaan wartawan selama Prancis Terbuka 2021. Namun, perlu diketahui, setiap petenis yang berlaga di turnamen resmi wajib jumpa pers setelah pertandingan sesuai regulasi yang ditetapkan ATP dan WTA.
(sha)
Lihat Juga :