Veddriq dan Kiromal Incar Emas di Olimpiade 2024
Kamis, 03 Juni 2021 - 02:04 WIB
loading...
Veddriq Leonardo dan Kiromal Katibin berniat mengukir prestasi di Olimpiade Prancis 2024 mendatang / Foto: Kemenpora
A
A
A
JAKARTA - Veddriq Leonardo dan Kiromal Katibin sepertinya masih belum puas setelah meraih juara dunia dan memecahkan rekor dunia pada ajang IFSC Climbing World Cup 2021 di Salt Lake City, Amerika Serikat. Dua atlet panjat tebing Indonesia itu berniat mengukir prestasi di Olimpiade Prancis 2024 mendatang.
Veddriq Leonardo , atlet panjat tebing asal Kalimantan Barat (Kalbar) tengah menuai perhatian setelah pecahkan rekor dunia. Pemuda kelahiran Pontianak tersebut sukses mengungguli rekan setimnya, Kiromal Katibin untuk nomor speed putra. Kedua atlet tersebut mencatatkan rekor baru dalam kurun waktu beberapa jam saja.
Rekor pertama pada hari itu dipecahkan oleh Kiromal Katibin dalam putaran pertama babak kualifikasi dengan waktu 5,258 detik, mengungguli Leonardo yang berada di posisi kedua dengan 5,375 detik. Leonardo melesat memanjat ke atas dinding setinggi 15 meter untuk finis tercepat dengan catatan waktu 5,208 detik dan mengalahkan Kiromal Katibin.
BACA JUGA: Rossi Komentari Insiden Bastianini Seruduk Motor Bagian Belakang Zarco
Sukses menorehkan prestasi, Veddriq merasa semringah. "Saya sangat senang bisa meraih medali emas dan memecahkan rekor dunia. Kami tidak datang ke sini untuk meraih kemenangan, kami datang untuk memecahkan rekor,” ujar pemuda 24 tahun tersebut dikutip dari laman resmi Kemenpora, Rabu (2/6/2021).
Ini bukan kali pertama Veddriq Leonardo menorehkan prestasi dari cabang olahraga panjat tebing. Sebelumnya, ia berhasil menyabet perunggu dalam ajang IFSC di Moscow, Rusia pada 2018.
Veddriq Leonardo juga mendapat medali emas dalam ajang Asian Championship 2019 dan PRA-PON XX Zona 3. Sementara prestasi yang diraih Kiromal Katibin juga cukup menjanjikan.
Veddriq Leonardo , atlet panjat tebing asal Kalimantan Barat (Kalbar) tengah menuai perhatian setelah pecahkan rekor dunia. Pemuda kelahiran Pontianak tersebut sukses mengungguli rekan setimnya, Kiromal Katibin untuk nomor speed putra. Kedua atlet tersebut mencatatkan rekor baru dalam kurun waktu beberapa jam saja.
Rekor pertama pada hari itu dipecahkan oleh Kiromal Katibin dalam putaran pertama babak kualifikasi dengan waktu 5,258 detik, mengungguli Leonardo yang berada di posisi kedua dengan 5,375 detik. Leonardo melesat memanjat ke atas dinding setinggi 15 meter untuk finis tercepat dengan catatan waktu 5,208 detik dan mengalahkan Kiromal Katibin.
BACA JUGA: Rossi Komentari Insiden Bastianini Seruduk Motor Bagian Belakang Zarco
Sukses menorehkan prestasi, Veddriq merasa semringah. "Saya sangat senang bisa meraih medali emas dan memecahkan rekor dunia. Kami tidak datang ke sini untuk meraih kemenangan, kami datang untuk memecahkan rekor,” ujar pemuda 24 tahun tersebut dikutip dari laman resmi Kemenpora, Rabu (2/6/2021).
Ini bukan kali pertama Veddriq Leonardo menorehkan prestasi dari cabang olahraga panjat tebing. Sebelumnya, ia berhasil menyabet perunggu dalam ajang IFSC di Moscow, Rusia pada 2018.
Veddriq Leonardo juga mendapat medali emas dalam ajang Asian Championship 2019 dan PRA-PON XX Zona 3. Sementara prestasi yang diraih Kiromal Katibin juga cukup menjanjikan.
Lihat Juga :