Seberapa Kuat Benteng Indonesia Menahan Gempuran UEA?

loading...
Seberapa Kuat Benteng Indonesia Menahan Gempuran UEA?
Indonesia menghadapi tantangan sulit kontra Uni Emirat Arab/Twitter
DUBAI - Tim nasional (timnas) Indonesia menghadapi tantangan sulit kontra Uni Emirat Arab (UEA) pada laga pemungkas Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia pada 11 Juni 2021 mendatang. The Falcons -julukan timnas UEA- memiliki produktivitas gol yang tinggi dalam beberapa laga terakhir.

Pasukan Bert Van Marwijk selalu menang dalam tiga laga terakhir memasuki putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2022 ini. Tak hanya itu, mereka telah mencetak 12 gol dengan hanya 2 kali kebobolan.

Baca juga: Persija Jakarta Berharap Tuah Piala Menpora Berlanjut di Liga 1

Keganasan Ali Mabkhout dkk telah terlihat di laga uji coba melawan Yordania pada 24 Mei lalu. Mereka membantai The Chivalrous- julukan Yordania - dengan skor 5-1.



Memasuki laga sesungguhnya, ketajaman lini serang mereka berhasil memperdaya Malaysia dan Thailand. UEA menang 4-0 atas Malaysia dan menang 3-1 atas Thailand.

Baca juga: Strategi Baru Tak Berjalan Mulus, Fernando Santos: Portugal Masih Harus Perbaiki Diri

Catatan ini menjadi tantangan sendiri bagi lini pertahanan Indonesia yang dikomandoi Arif Satria. Ini menjadi ajang pembuktian mereka selagi laga nanti adalah terakhir bagi Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2022.

Arif pun bertekad tampil habis-habisan dalam laga ini. Pemain Persebaya yang dipercaya menggantikan Elkan Baggott ini menegaskan tak ingin kalah lagi.

“Uni Emirat Arab akan tampil sebagai tuan rumah, mereka punya motivasi tersendiri, tapi kami para pemain juga tak ingin kalah lagi," ujar Arif Satria dikutip dari laman PSSI Kamis (10/6/2021).

"Kami ingin mempersembahkan kemenangan juga, tapi itu tentu tidak mudah, untuk itu, kami siap bekerja keras lebih lagi serta meminta doa dan dukungan dari masyarakat pecinta sepak bola Indonesia.”



Sejauh ini, semua bek Indonesia telah dimainkan Shin Tae-yong dalam laga menghadapi Thailand dan Vietnam. Namun dua laga tersebut Indonesia selalu kebobolan.

Sebagaimana diketahui, lini pertahanan menjadi hal yang paling disorot semenjak Indonesia menjalani uji coba sebelum memasuki babak kualifikasi. Hal ini imbas banyak pemain yang silih datang dan pergi untuk mengisi posisi ini.

Meski begitu, pelatih Shin Tae-yong bertekad melakukan evaluasi demi evaluasi untuk mencapai kesolidan di jantung pertahanan Indonesia. Ajang kualifikasi Piala Dunia 2022 ini pun menjadi batu loncatan untuk menemukan formasi terbaiknya.
(sha)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top