Preview Belanda vs Austria: Jangan Bereksperimen Frank de Boer!
Kamis, 17 Juni 2021 - 07:02 WIB
loading...
A
A
A
Pada pertandingan melawan Ukraina, Belanda menerapkan formasi 3-5-2 dengan menempatkan Stefan de Vrij di bek tengah. Pemain Inter Milan itu tak mempersoalkan perubahan itu, dan menurutnya semua pemain mampu bekerja dengan baik.
"Kami telah menunjukkan bahwa 3-5-2 bisa memainkan permainan menyerang juga. Dalam 10 menit melawan Ukraina, kami memiliki tujuh tembakan. Jadi ini semua tentang interpretasi. Dan, tentu saja penting untuk banyak menyerang dan organisasi ada di tempatnya sehingga Anda ada di sana ketika Anda kehilangan bola sehingga Anda bisa mencoba mendapatkannya kembali," beber de Vrij.
BACA JUGA: Cristiano Ronaldo Jadi Top Skor Sepanjang Masa Piala Eropa, Lewati Rekor Platini
Fleksibelitas pemain dalam berubah posisi akan menjadi tantangan buat de Boer . Dan, de Vrij menggarisbawahi bahwa ini tentang masalah kualitas dan adaptasi dengan sistem baru.
"Ini masalah kualitas, bertahan dengan menekan terus-menerus dan memainkan bola, bagi banyak orang adalah sistem baru. Jadi kami harus terbiasa dengan situasi tertentu: ketika Anda harus turun atau bertahan sebagai bek. Sangat penting untuk tetap berkomunikasi dengan semua orang. Penting bagi kami untuk terus banyak melatih ini. Dan setelah Anda melakukan ini, Anda dapat melihat peningkatan, saya pikir Anda sudah dapat melihat peningkatan yang telah kami buat.”
"Kami telah menunjukkan bahwa 3-5-2 bisa memainkan permainan menyerang juga. Dalam 10 menit melawan Ukraina, kami memiliki tujuh tembakan. Jadi ini semua tentang interpretasi. Dan, tentu saja penting untuk banyak menyerang dan organisasi ada di tempatnya sehingga Anda ada di sana ketika Anda kehilangan bola sehingga Anda bisa mencoba mendapatkannya kembali," beber de Vrij.
BACA JUGA: Cristiano Ronaldo Jadi Top Skor Sepanjang Masa Piala Eropa, Lewati Rekor Platini
Fleksibelitas pemain dalam berubah posisi akan menjadi tantangan buat de Boer . Dan, de Vrij menggarisbawahi bahwa ini tentang masalah kualitas dan adaptasi dengan sistem baru.
"Ini masalah kualitas, bertahan dengan menekan terus-menerus dan memainkan bola, bagi banyak orang adalah sistem baru. Jadi kami harus terbiasa dengan situasi tertentu: ketika Anda harus turun atau bertahan sebagai bek. Sangat penting untuk tetap berkomunikasi dengan semua orang. Penting bagi kami untuk terus banyak melatih ini. Dan setelah Anda melakukan ini, Anda dapat melihat peningkatan, saya pikir Anda sudah dapat melihat peningkatan yang telah kami buat.”
Lihat Juga :