Disuguhi Misi Mustahil, Finlandia Optimis Tembus Babak Gugur Piala Eropa 2020
Senin, 21 Juni 2021 - 23:05 WIB
loading...
Finlandia dihadapkan misi mustahil pada laga penutup Grup B Piala Eropa 2020. Tim berjuluk The Eagle-owls itu harus bisa menjegal Belgia agar bisa terus bermimpi. Foto: reuters
A
A
A
SAINT PETERSBURG - Finlandia dihadapkan misi mustahil pada laga penutup Grup B Piala Eropa 2020 . Tim berjuluk The Eagle-owls itu harus bisa menjegal Belgia, di Stadion Krestovsky, Selasa (22/6/2021) dini hari WIB, agar bisa terus bermimpi.
Baca Juga: Adu Nasib dengan Ukraina, Austria Siap Tampil Habis-habisan
Menghadapi Belgia akan jadi laga hidup atau mati bagi Joel Pohjanpalo dkk. Sebab, satu-satunya cara bagi Finlandia untuk lolos ke fase gugur atau 16 besar adalah dengan mengatasi perlawanan pasukan Roberto Martinez.
Pelatih Finlandia, Markku Kanerva mengaku cukup puas dengan pencapaian timnya di ajang Piala Eropa 2020. Meski cukup berat untuk lolos ke babak berikutnya, dia merasa pasukannya layak untuk berharap.
"Saya pikir mungkin hanya tim yang percaya bahwa kami bisa berada di posisi ini. Kami telah memimpikan hal ini. Pertama, kami bermimpi lolos ke EURO (Piala Eropa). Sekarang kami bermimpi untuk lolos ke babak sistem gugur," ujar Kanerva.
Kanerva mengakui lawan lebih diungglkan untuk menang pada laga kali ini. Terlebih, Belgia berstatus tim peringkat pertama dunia versi FIFA. Sementara Finlandia merupakan debutan di Piala Eropa yang berarti minim pengalaman.
Namun, Kanerva tetap berharap bisa mengulangi raihan positif saat masa-masa awal tugasnya sebagai pelatih Finlandia. Pada 2016, tim asuhannya pernah mengimbangi Belgia 1-1 walau terjadi di laga persahabatan.
Baca Juga: Adu Nasib dengan Ukraina, Austria Siap Tampil Habis-habisan
Menghadapi Belgia akan jadi laga hidup atau mati bagi Joel Pohjanpalo dkk. Sebab, satu-satunya cara bagi Finlandia untuk lolos ke fase gugur atau 16 besar adalah dengan mengatasi perlawanan pasukan Roberto Martinez.
Pelatih Finlandia, Markku Kanerva mengaku cukup puas dengan pencapaian timnya di ajang Piala Eropa 2020. Meski cukup berat untuk lolos ke babak berikutnya, dia merasa pasukannya layak untuk berharap.
"Saya pikir mungkin hanya tim yang percaya bahwa kami bisa berada di posisi ini. Kami telah memimpikan hal ini. Pertama, kami bermimpi lolos ke EURO (Piala Eropa). Sekarang kami bermimpi untuk lolos ke babak sistem gugur," ujar Kanerva.
Kanerva mengakui lawan lebih diungglkan untuk menang pada laga kali ini. Terlebih, Belgia berstatus tim peringkat pertama dunia versi FIFA. Sementara Finlandia merupakan debutan di Piala Eropa yang berarti minim pengalaman.
Namun, Kanerva tetap berharap bisa mengulangi raihan positif saat masa-masa awal tugasnya sebagai pelatih Finlandia. Pada 2016, tim asuhannya pernah mengimbangi Belgia 1-1 walau terjadi di laga persahabatan.
Lihat Juga :