Kevin De Bruyne Merasa Ajaib Bisa Main 90 Menit Lawan Italia
Sabtu, 03 Juli 2021 - 21:01 WIB
loading...
A
A
A
“Bagi saya pribadi ini adalah empat atau lima minggu yang aneh. Tapi terutama saya ingin berterima kasih kepada staf medis,” kata De Bruyne, dikutip dari Goal International, Sabtu (3/7/2021).
“Sungguh keajaiban saya bermain hari ini karena ada kerusakan pada pergelangan kaki saya. Ligamen saya robek. Tapi saya merasa bertanggung jawab bermain untuk negara saya hari ini. Sayang sekali saya tidak bisa berbuat lebih banyak,” lanjut gelandang Manchester City tersebut.
Kekalahan Belgia dimulai dengan gol Nicolo Barella pada menit 31. Setelah itu, Italia mampu menggandakan keunggulan lewat tendangan indah dari Lorenzo Insigne (44’).
Sementara, Belgia mencoba memperkecil ketertinggalan setelah Romelu Lukaku sukses mengeksekusi hadiah penalti di menit (45+2’). Namun begitu, usaha Belgia untuk menyamakan kedudukan tidak terwujud hingga akhir laga.
Meski menelan kekalahan, De Bruyne mengaku dia dan rekan-rekannya sudah mencoba memenangkan pertandingan. Dia pun menyebut tim besutan Roberto Mancini itu mempunyai penguasaan bola yang sangat baik.
“Saya pikir kami mencoba segalanya untuk memenangkan pertandingan itu. Mereka (Italia) mencetak gol yang fantastis, tetapi yang pertama mungkin merupakan kesalahan kami. Mereka memiliki lebih banyak penguasaan, dan bola tidak masuk untuk kami, yang memalukan. Tersingkir itu selalu mengecewakan,” tutup De Bruyne.
“Sungguh keajaiban saya bermain hari ini karena ada kerusakan pada pergelangan kaki saya. Ligamen saya robek. Tapi saya merasa bertanggung jawab bermain untuk negara saya hari ini. Sayang sekali saya tidak bisa berbuat lebih banyak,” lanjut gelandang Manchester City tersebut.
Kekalahan Belgia dimulai dengan gol Nicolo Barella pada menit 31. Setelah itu, Italia mampu menggandakan keunggulan lewat tendangan indah dari Lorenzo Insigne (44’).
Sementara, Belgia mencoba memperkecil ketertinggalan setelah Romelu Lukaku sukses mengeksekusi hadiah penalti di menit (45+2’). Namun begitu, usaha Belgia untuk menyamakan kedudukan tidak terwujud hingga akhir laga.
Meski menelan kekalahan, De Bruyne mengaku dia dan rekan-rekannya sudah mencoba memenangkan pertandingan. Dia pun menyebut tim besutan Roberto Mancini itu mempunyai penguasaan bola yang sangat baik.
“Saya pikir kami mencoba segalanya untuk memenangkan pertandingan itu. Mereka (Italia) mencetak gol yang fantastis, tetapi yang pertama mungkin merupakan kesalahan kami. Mereka memiliki lebih banyak penguasaan, dan bola tidak masuk untuk kami, yang memalukan. Tersingkir itu selalu mengecewakan,” tutup De Bruyne.
(mirz)
Lihat Juga :