Donnarumma Beberkan Soal Kondisi Mental Kiper Saat Adu Penalti
Rabu, 07 Juli 2021 - 23:59 WIB
loading...
Donnarumma Beberkan Soal Kondisi Mental Kiper Saat Adu Penalti. Foto: REUTERS/Justin Tallis
A
A
A
LONDON - Timnas Italia menaklukkan Spanyol pada babak semifinal Piala Eropa 2020 melalui drama adu penalti. Italia menang dengan skor 4-2 pada di Stadion Wembley, Rabu (7/7/2021) dini hari WIB.
Pertandingan itu sebenarnya berakhir imbang 1-1 usai melewati waktu normal. Kedudukan tak mengalami perubahan usai menjalani babak tambahan waktu. Pada akhirnya, Italia keluar sebagai pemenang, dengan skor 4-2 melalui adu penalti.
Baca Juga: Busquets Janji Timnas Spanyol Bangkit Usai Tersingkir dari Piala Eropa 2020
Kiper Italia, Gianluigi Donnarumma mengaku bisa tampil tenang selama babak adu penalti. Hasilnya, dia sukses menghalau penalti Alvaro Morata, dan memastikan kemenangan Italia.
“Saya tenang sebelum babak adu penalti. Karena saya tahu bisa membantu tim. Terima kasih kepada semua, karena kami hanya satu langkah lagi untuk mewujudkan mimpi,” kata Donnarumma di laman UEFA.
![Donnarumma Beberkan Soal Kondisi Mental Kiper Saat Adu Penalti]()
Kiper berusia 22 tahun itu menilai Spanyol membuat Italia harus bekerja keras. TerutamaLa Furia Rojadapat menguasai aliran bola hingga 71 persen. Namun, pada akhirnya Italia lah yang berhak melangkah.
Pertandingan itu sebenarnya berakhir imbang 1-1 usai melewati waktu normal. Kedudukan tak mengalami perubahan usai menjalani babak tambahan waktu. Pada akhirnya, Italia keluar sebagai pemenang, dengan skor 4-2 melalui adu penalti.
Baca Juga: Busquets Janji Timnas Spanyol Bangkit Usai Tersingkir dari Piala Eropa 2020
Kiper Italia, Gianluigi Donnarumma mengaku bisa tampil tenang selama babak adu penalti. Hasilnya, dia sukses menghalau penalti Alvaro Morata, dan memastikan kemenangan Italia.
“Saya tenang sebelum babak adu penalti. Karena saya tahu bisa membantu tim. Terima kasih kepada semua, karena kami hanya satu langkah lagi untuk mewujudkan mimpi,” kata Donnarumma di laman UEFA.

Kiper berusia 22 tahun itu menilai Spanyol membuat Italia harus bekerja keras. TerutamaLa Furia Rojadapat menguasai aliran bola hingga 71 persen. Namun, pada akhirnya Italia lah yang berhak melangkah.
Lihat Juga :