Aksi Heboh Para Atlet di Olimpiade Tokyo 2020, Baca Beritanya di News RCTI+

Selasa, 20 Juli 2021 - 15:19 WIB
loading...
Aksi Heboh Para Atlet...
Aksi Heboh Para Atlet di Olimpiade Tokyo 2020, Baca Beritanya di News RCTI+ Foto: MNC Media
A A A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 belum usai. Namun, Olimpiade Tokyo 2020 tetap melaju. Setelah setahun tertunda, beberapa hari lagi agenda olahraga 4 tahunan tersebut akan digelar di Tokyo, Jepang. Bagaimana kans kontingen Indonesia? Baca terus beritanya di News RCTI+ yang setia menghadirkan momen momen menarik dan terkini di ajang Olimpiade Tokyo.

Meski masih menghadapi Pandemi Covid-19 , beberapa event olahraga internasional tetap digelar. Mulai pekan depan tepatnya mulai 23 Juli 2021, perhatian warga dunia akan tertuju ke Tokyo, Jepang. Di kota berpenduduk sekitar 1,9 juta orang ini, selama 23 Juli hingga 8 Agustus 2021 digelar Olimpiade Tokyo 2020. Seharusnya penyelenggaraan Olimpiade ke-32 ini dilangsungkan tahun 2020 lalu. Sayang, pandemi memaksa penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020 diundur satu tahun.

Baca Juga: Tiba di Kampung Atlet Olimpiade, Marcus Gideon: Jaga Jarak, Terutama Saat Makan

Pandemi ternyata tak menyurutkan negara-negara di dunia untuk berpartisipasi dalam ajang pesta olahraga dunia yang diselenggarakan 4 tahun sekali ini. Buktinya ada 206 negara yang mengirimkan atlet terbaiknya untuk berlaga di Tokyo. Lebih dari 11.000 atlet akan berlomba di 339 nomer pertandingan dalam 33 cabang olahraga (cabor). Termasuk, ada 5 Cabor baru yang dipertandingkan di Olimpiade Tokyo, yakni bisbol/sofbol, karate, panjat tebing, selancar dan skateboard.

Amerika Serikat (AS) dan China menjadi dua negara yang difavoritkan akan menjadi pengumpul terbanyak medali emas di Olimpiade Tokyo ini. Kontingen AS hadir di Tokyo dengan status sebagai juara umum bertahan, sebagai pengumpul medali emas terbanyak di Olimpiade Rio De Jainero 2016. Kali ini, Paman Sam akan mengirimkan 613 atlet ke Olimpiade Tokyo 2020.

Rival terberat Amerika datang dari China, negara yang berpenduduk paling besar di dunia. Di Olimpiade sebelumnya, China berada di posisi ke dua sebagai negara pengumpul medali emas terbanyak. China mengirimkan delegasi terbesarnya ke Olimpiade Tokyo, yakni 777 atlet. Sekretaris Jenderal delegasi negara itu, Liu Guoyong, mendorong para atlet untuk berusaha mencapai hasil terbaik.

Cabor yang menyediakan banyak medali emas menjadi buruan dua negara tersebut. Seperti cabang atletik, renang, menambak, panahan, senam dan juga dayung. Sementara di olahraga permainan, Amerika membidik emas dari cabang sepakbola putri, basket, bola volly, tenis serta bisbol. Sementara China mengandalkan bulutangkis, tenis meja dan bola tangan.

Di luar dua negara tersebut masih ada negara-negara lain yang bakal menambah seru pertandingan di setiap cabor. Negara seperti Jerman, Prancis, Britania Raya, Rusia, serta negara-negara Eropa lainnya dari belahan Timur tak bisa dipandang sebelah mata. Jangan lupakan juga negara-negara di Afrika yang biasanya mengandalkan cabang atletik. Di Asia, selain China jangan remehkan juga kehadiran Korea Selatan, Jepang, Iran, Arab Saudi, dan Thailand.

Bagaimana dengan Indonesia? Indonesia mengirimkan 28 atlet plus satu cadangan yang akan bertanding di 7 cabor. Yakni, atletik, angkat besi, bulutangkis, panahan, menembak, selancar, dan renang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kenapa Direktur FBI...
Kenapa Direktur FBI Terlibat di Ruang Ganti Tim Hoki AS saat Olimpiade Musim Dingin 2026?
Viral, Atlet Putri Belanda...
Viral, Atlet Putri Belanda Pamer Bra saat Menang Olimpiade Musim Dingin 2026
Tatap Olimpiade Los...
Tatap Olimpiade Los Angeles 2028: PBSI Terima Dukungan Gymnasium dan Sport Science
21 Cabang Olahraga Unggulan...
21 Cabang Olahraga Unggulan Hasil Revisi Pemerintah: Ada Sepak Bola!
5 Pesta Olahraga Dunia...
5 Pesta Olahraga Dunia yang Pernah Diboikot: Olimpiade hingga Piala Afrika!
FURY REDEMPTION Hadir...
FURY REDEMPTION Hadir di RCTI+, 11 Laga Panas Bertema Kebangkitan di Akhir Tahun
Hasil Seleksi OSN-K...
Hasil Seleksi OSN-K SD dan SMP 2026 Diumumkan, Ini Link Resmi Pengumuman
Sinopsis Sinetron Turun...
Sinopsis Sinetron 'Turun Ranjang' Eps 21: Naza Putus dengan Natha, Wira Ubah Warisannya
Dibuka Wawali Armuji,...
Dibuka Wawali Armuji, Surabaya Domino Tournament Perkuat Legitimasi Olahraga Pikiran
Special Bola
Gantikan Alen Halilovic,...
Bola Dunia
Gantikan Alen Halilovic, Ole Romeny Kenakan Nomor 10 di Fortuna Sittard!
Live RCTI Malam Hari!...
Bola Dunia
Live RCTI Malam Hari! Ini Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Singapura di Piala AFF 2026
Timnas Malaysia Resmi...
Bola Dunia
Timnas Malaysia Resmi Turunkan Pemain Pelapis di Piala AFF 2026, Beda Level dengan Timnas Indonesia!
Rekomendasi
Kejagung Bersama Kortas...
Kejagung Bersama Kortas Tipidkor Bakal Ungkap Peran Febrie Adriansyah di Kasus Korupsi
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
Kiai Said Aqil Anggap...
Kiai Said Aqil Anggap Kitab Kiai Zulfa sebagai Ruh Perjuangan NU Masa Depan
Berita Terkini
Heboh Email AFA Diretas...
Heboh Email AFA Diretas Sebut Argentina Diuntungkan Wasit
Alarm Bahaya untuk Argentina...
Alarm Bahaya untuk Argentina Jelang Perempat Final Piala Dunia 2026
Blunder Senne Lammens...
Blunder Senne Lammens dan Pelukan Courtois
Argentina vs Swiss:...
Argentina vs Swiss: La Albiceleste Dibayangi Tembok Kokoh La Nati
Profil Joao Pinheiro,...
Profil Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Norwegia vs Inggris:...
Norwegia vs Inggris: Duel Panas Menuju Empat Besar
Infografis
7 Kontroversi yang Terjadi...
7 Kontroversi yang Terjadi di Olimpiade Paris 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved