Yusra Mardini, Atlet Pengungsi yang Berenang dari Suriah ke Jerman demi Selamatkan Diri
Rabu, 21 Juli 2021 - 23:58 WIB
loading...
A
A
A
"Perjalanan yang sulit, ilegal, orang-orang masih melakukannya dan sekarat di jalan,” lanjut perenang kelahiran Darayya, Damascus, ini dilansir dari Sky News.
Saat melarikan diri, Mardini harus berenang lewat lautan Mediterania dari Suriah menuju Jerman. Hal itu terpaksa dia lakukan karena perahu yang ditumpanginya untuk melarikan diri mengalami kebocoran. Bahkan sambil berenang, dia rela sambil menarik perahu bocor selama 3,5 jam.
Seiring berjalannya waktu, Mardini akhirnya merasa tidak suka dengan cemooh status pengungsi. Dia menganggap para pengungsi membutuhkan perlindungan, seperti halnya tempat yang aman. Bahkan hingga tampil ke Olimpiade merupakan kesuksesan tersendiri sebagai atlet pengungsi.
"Cara saya dibesarkan di Suriah, lalu menjadi pengungsi adalah hal yang buruk. Saya tidak suka kata-kata itu. Tapi kemudian saya berpikiran seperti ‘pengungsi berarti orang yang mencari perlindungan, tempat di mana mereka ingin tetap aman' dan tidak ada yang salah dengan itu,” ucapnya.
"Melarikan diri dari negara Anda secara paksa adalah untuk menemukan tempat aman, memiliki masa depan yang lebih baik dan memikirkan anak-anak Anda sekarang. Bahkan untuk berpikir tentang membangun keluarga yang bahagia, rumah kecil dengan taman. Tidak ada yang salah dengan itu,” sambung Mardini.
Saat melarikan diri, Mardini harus berenang lewat lautan Mediterania dari Suriah menuju Jerman. Hal itu terpaksa dia lakukan karena perahu yang ditumpanginya untuk melarikan diri mengalami kebocoran. Bahkan sambil berenang, dia rela sambil menarik perahu bocor selama 3,5 jam.
Seiring berjalannya waktu, Mardini akhirnya merasa tidak suka dengan cemooh status pengungsi. Dia menganggap para pengungsi membutuhkan perlindungan, seperti halnya tempat yang aman. Bahkan hingga tampil ke Olimpiade merupakan kesuksesan tersendiri sebagai atlet pengungsi.
"Cara saya dibesarkan di Suriah, lalu menjadi pengungsi adalah hal yang buruk. Saya tidak suka kata-kata itu. Tapi kemudian saya berpikiran seperti ‘pengungsi berarti orang yang mencari perlindungan, tempat di mana mereka ingin tetap aman' dan tidak ada yang salah dengan itu,” ucapnya.
"Melarikan diri dari negara Anda secara paksa adalah untuk menemukan tempat aman, memiliki masa depan yang lebih baik dan memikirkan anak-anak Anda sekarang. Bahkan untuk berpikir tentang membangun keluarga yang bahagia, rumah kecil dengan taman. Tidak ada yang salah dengan itu,” sambung Mardini.
Lihat Juga :