Jadi Andalan Tim Ferrari, Leclerc Tak Percaya Diri
Kamis, 28 Mei 2020 - 12:29 WIB
loading...
Tim Ferrari. Foto/Reuters
A
A
A
MONTE CARLO - Beban berat kini dipikul Charles Leclerc sepeninggal Sebastian Vettel. Pembalap asal Monako itu akan menjadi andalan utama tim Scuderia Ferrari pada Formula One (F1) 2021. Namun, driver berusia 22 tahun tersebut justru belum percaya diri terlibat dalam persaingan gelar juara dunia.
Setelah Vettel meninggalkan Ferrari akhir musim ini, Leclerc dipastikan akan menjadi pembalap pertama tim berbasis di Italia tersebut. Dia juga diprediksi bakal menjadi salah satu pesaing terkuat dalam perebutan gelar juara dunia. Namun, Leclerc memilih merendah. Dia mengaku masih butuh waktu untuk bisa mewujudkan impiannya tersebut.
Kepergian Vettel jelas akan membuatnya mendapatkan pandangan yang berbeda. Leclerc menjadi harapan Ferrari agar bisa memberikan timnya trofi juara konstruktor yang terakhir kali didapatkan pada 2008. Apalagi, tim yang bermarkas di Maranello ini belum pernah membawa pembalapnya menjadi juara dunia sejak Kimi Raikkonen meraihnya pada 2007. (Baca: Kontrak Terancam, Alex Marquez Butuh Balapan)
Namun, pembalap kelahiran 16 Oktober 1997 ini menyatakan masih membutuhkan peningkatan bukan hanya dari tim, tapi juga dirinya sebelum impiannya menjadi kenyataan. Dia berharap bisa terus mendapatkan pengalaman sebelum waktunya menjadi pesaing terkuat sebagai juara dunia F1 di masa depan.
“Jika saya berpikir tentang menjadi juara dunia, saya tidak tahu apa yang diharapkan. Saya belum pernah dalam situasi seperti itu. Saya harus bekerja karena masih ada jalan panjang yang harus ditempuh. Saya senang dengan perkembangan selama ini. Tapi, masih banyak yang harus dilakukan. Saya berharap berhasil suatu hari nanti. Tapi, saya masih jauh (jadi juara dunia),” kata Leclerc, dilansir skysportitalia.
Setelah Vettel meninggalkan Ferrari akhir musim ini, Leclerc dipastikan akan menjadi pembalap pertama tim berbasis di Italia tersebut. Dia juga diprediksi bakal menjadi salah satu pesaing terkuat dalam perebutan gelar juara dunia. Namun, Leclerc memilih merendah. Dia mengaku masih butuh waktu untuk bisa mewujudkan impiannya tersebut.
Kepergian Vettel jelas akan membuatnya mendapatkan pandangan yang berbeda. Leclerc menjadi harapan Ferrari agar bisa memberikan timnya trofi juara konstruktor yang terakhir kali didapatkan pada 2008. Apalagi, tim yang bermarkas di Maranello ini belum pernah membawa pembalapnya menjadi juara dunia sejak Kimi Raikkonen meraihnya pada 2007. (Baca: Kontrak Terancam, Alex Marquez Butuh Balapan)
Namun, pembalap kelahiran 16 Oktober 1997 ini menyatakan masih membutuhkan peningkatan bukan hanya dari tim, tapi juga dirinya sebelum impiannya menjadi kenyataan. Dia berharap bisa terus mendapatkan pengalaman sebelum waktunya menjadi pesaing terkuat sebagai juara dunia F1 di masa depan.
“Jika saya berpikir tentang menjadi juara dunia, saya tidak tahu apa yang diharapkan. Saya belum pernah dalam situasi seperti itu. Saya harus bekerja karena masih ada jalan panjang yang harus ditempuh. Saya senang dengan perkembangan selama ini. Tapi, masih banyak yang harus dilakukan. Saya berharap berhasil suatu hari nanti. Tapi, saya masih jauh (jadi juara dunia),” kata Leclerc, dilansir skysportitalia.
Lihat Juga :