Telanjur Selebrasi Juara, Atlet Cantik Ini Gigit Jari Finis Nomor Dua
Senin, 26 Juli 2021 - 10:20 WIB
loading...
A
A
A
Pengendara tidak diizinkan untuk berkomunikasi dengan tim mereka melalui radio, seperti yang biasanya mereka lakukan di acara lain. Jadi Van Vleuten benar-benar tidak sadar saat dia melewati batas.
Baca Juga: Eko Yuli Irawan Ungkap Penyebab Kegagalan Raih Emas
Namun, di tengah kecewa, keberhasilannya meraih perak, menjadi penebusan kegagalan setelah dia mengalami kecelakaan yang mengerikan saat memimpin road race di Olimpiade Rio 2016. Dia mengalami tiga patah tulang di tulang punggungnya setelah melalui 10km dari garis finis - mendarat dengan kepala terlebih dahulu dengan bunyi gedebuk.
Van Vleuten dilarikan ke perawatan intensif pada saat itu, merasa 'sangat kecewa' setelah menjalani 'balapan terbaik dalam kariernya'. Dia masih bisa tersenyum kali ini dengan medali perak di lehernya, bahkan jika senyumnya tidak selebar Kiesenhofer pada akhirnya.
Baca Juga: Eko Yuli Irawan Ungkap Penyebab Kegagalan Raih Emas
Namun, di tengah kecewa, keberhasilannya meraih perak, menjadi penebusan kegagalan setelah dia mengalami kecelakaan yang mengerikan saat memimpin road race di Olimpiade Rio 2016. Dia mengalami tiga patah tulang di tulang punggungnya setelah melalui 10km dari garis finis - mendarat dengan kepala terlebih dahulu dengan bunyi gedebuk.
Van Vleuten dilarikan ke perawatan intensif pada saat itu, merasa 'sangat kecewa' setelah menjalani 'balapan terbaik dalam kariernya'. Dia masih bisa tersenyum kali ini dengan medali perak di lehernya, bahkan jika senyumnya tidak selebar Kiesenhofer pada akhirnya.
(aww)
Lihat Juga :