Kejutan, Kento Momota Dihentikan Wakil Korea di Olimpiade Tokyo 2020
Rabu, 28 Juli 2021 - 22:07 WIB
loading...
Kejutan, Kento Momota Dihentikan Wakil Korea di Olimpiade Tokyo 2020. Foto: BWF
A
A
A
TOKYO - Kejutan terjadi di cabang olahraga (cabor) bulutangkis Olimpiade Tokyo 2020 . Tunggal putra unggulan pertama, Kento Momota terhenti di fase grup usai kalah dari wakil Korea, Heo Kwang-hee.
Hasil ini membuat Kento Momota hanya meraih satu kemenangan dari dua laga di Grup A. Momota meraih kemenangan di pertandingan pertama kontra wakil Amerika Serikat, Timothy Lam.
Baca Juga: Kento Momota Pebulu Tangkis Pertama yang Masuk Nominasi Laureus Award
Sementara itu, Heo Kwang-hee sukses menyapu bersih dua laga di Grup A dengan kemenangan. Sebelum mengalahkan Momota, ia juga berhasil menundukkan Timothy Lam di pertandingan sebelumnya.
Dengan hasil ini. Heo Kwang-hee pun memastikan diri sebagai juara Grup A sekaligus lolos ke babak 16 besar. Sementara pil pahit harus ditelan Momota lantaran terhenti di fase grup. Hal ini jelas amat menyakitkan bagi Momota.
Selain berstatus sebagai unggulan pertama, faktor sebagai atlet tuan rumah membuatnya paling dijagokan untuk meraih medali emas di nomor tunggal putra. Sayangnya, yang terjadi justru sebaliknya.
Hasil ini membuat Kento Momota hanya meraih satu kemenangan dari dua laga di Grup A. Momota meraih kemenangan di pertandingan pertama kontra wakil Amerika Serikat, Timothy Lam.
Baca Juga: Kento Momota Pebulu Tangkis Pertama yang Masuk Nominasi Laureus Award
Sementara itu, Heo Kwang-hee sukses menyapu bersih dua laga di Grup A dengan kemenangan. Sebelum mengalahkan Momota, ia juga berhasil menundukkan Timothy Lam di pertandingan sebelumnya.
Dengan hasil ini. Heo Kwang-hee pun memastikan diri sebagai juara Grup A sekaligus lolos ke babak 16 besar. Sementara pil pahit harus ditelan Momota lantaran terhenti di fase grup. Hal ini jelas amat menyakitkan bagi Momota.
Selain berstatus sebagai unggulan pertama, faktor sebagai atlet tuan rumah membuatnya paling dijagokan untuk meraih medali emas di nomor tunggal putra. Sayangnya, yang terjadi justru sebaliknya.
Lihat Juga :