Dua Tahun Dipendam, Kepa Akhirnya Ungkap Pembangkangannya pada Maurizio Sarri
Kamis, 29 Juli 2021 - 07:03 WIB
loading...
A
A
A
Penjaga gawang asal Argentina itu telah bersiap di pinggir lapangan, namun Kepa kembali berdiri dan melambaikan tangan kirinya menolak untuk diganti. Sarri heran dengan apa yang dibuat oleh Kepa. Alhasil pelatih asal Italia tersebut marah-marah karena dirinya tidak mau diganti. Lalu Kepa dengan santai melanjutkan pertandingan hingga babak adu penalti.
Pertandingan dilanjutkan pada laga adu penalti, dan Chelsea menyerah dari Manchester City dengan skor 3-4. Dengan kekalahan itu Chelsea gagal mengangkat Piala Liga Inggris. Kini, setelah bungkam selama dua tahun akhirnya Kepa berbicara kepada The Player's Tribune.
"Saya mencoba memberi sinyal bahwa saya baik-baik saja, bahwa saya tidak cedera. Tapi kami berada di Wembley di depan lebih dari 80.000 orang, jadi tentu saja Sarri tidak memahami saya. Ketika ofisial keempat mengangkat papan, jelas saya seharusnya pergi, dan maaf saya tidak melakukannya,” ucap Kepa kepada The Player's Tribune, dilansir Eurosport.
“Saya salah, dan saya minta maaf untuk semua orang yang terlibat: untuk Maurizio Sarri, yang sepertinya saya hina di depan umum; untuk Willy, rekan setim dan profesional yang hebat; dan untuk semua rekan satu tim saya dan Chelsea. penggemar yang harus menerima segalanya - semua kebisingan yang dihasilkan selama pertandingan dan kemudian di hari-hari setelahnya,” lanjutnya.
Seperti diketahui, setelah kejadian itu, performa menurun bersama The Blues. Sampai-sampai Chelsea mendatangkan kiper baru Edouard Mendy pada musim 2020/2021 pada saat tim sudah berganti pelatih Frank Lampard.
Pertandingan dilanjutkan pada laga adu penalti, dan Chelsea menyerah dari Manchester City dengan skor 3-4. Dengan kekalahan itu Chelsea gagal mengangkat Piala Liga Inggris. Kini, setelah bungkam selama dua tahun akhirnya Kepa berbicara kepada The Player's Tribune.
"Saya mencoba memberi sinyal bahwa saya baik-baik saja, bahwa saya tidak cedera. Tapi kami berada di Wembley di depan lebih dari 80.000 orang, jadi tentu saja Sarri tidak memahami saya. Ketika ofisial keempat mengangkat papan, jelas saya seharusnya pergi, dan maaf saya tidak melakukannya,” ucap Kepa kepada The Player's Tribune, dilansir Eurosport.
“Saya salah, dan saya minta maaf untuk semua orang yang terlibat: untuk Maurizio Sarri, yang sepertinya saya hina di depan umum; untuk Willy, rekan setim dan profesional yang hebat; dan untuk semua rekan satu tim saya dan Chelsea. penggemar yang harus menerima segalanya - semua kebisingan yang dihasilkan selama pertandingan dan kemudian di hari-hari setelahnya,” lanjutnya.
Seperti diketahui, setelah kejadian itu, performa menurun bersama The Blues. Sampai-sampai Chelsea mendatangkan kiper baru Edouard Mendy pada musim 2020/2021 pada saat tim sudah berganti pelatih Frank Lampard.
(sha)
Lihat Juga :