Kalah KO dari Ryan Garcia, Akhir Tragis Luke Campbell sang Juara Olimpiade
Sabtu, 31 Juli 2021 - 07:08 WIB
loading...
Kalah KO dari Ryan Garcia, Akhir Tragis Luke Campbell sang Juara Olimpiade/The Sun
A
A
A
Kalah KO dari Ryan Garcia , akhir tragis Luke Campbell pensiun dari tinju pada usia 33 tahun setelah medali emas Olimpiade dengan rekor profesional 20-4. Campbell cukup emosional setelah mengungkapkan pengunduran dirinya. ’’Setelah banyak pemikiran dan refleksi, saya telah memutuskan bahwa sekarang adalah waktu yang tepat untuk menggantung sarung tangan saya dan pensiun dari tinju,’’tutur Campbell.
Pemuda asal Hull itu menceritakan pengalaman pertamanya saat memutuskan berkarier di ring tinju. Dari tinju amatir yang sukses hingga menjadi juara dunia di level profesional. ’’Segera setelah saya pertama kali masuk ke Klub Tinju Amatir St. Paul di Hull, impian saya adalah selalu memenangkan Olimpiade,’’ujarnya.
Pencapaian tertinggi dalam karier amatir Campbell ketika secara heroik meraih medali emas Olimpiade London 2012. Campbell meraih emas di depan pendukungnya sendiri. ’’Dengan memenangkan emas di London 2012, di depan pendukung tuan rumah dan keluarga saya, saya dalam banyak hal telah mencapai harapan dan aspirasi saya dalam olahraga ini bahkan sebelum karir profesional saya dimulai,’’ungkapnya.
’’Jadi, sementara bagi banyak pemain pro adalah di mana semuanya dimulai, bagi saya itu lebih merupakan bonus dan bonus apa yang ternyata, mencapai lebih dari yang pernah saya harapkan dan memberi saya kenangan yang tidak akan pernah saya lupakan,’’lanjutnya.
Baca Juga: Kisah Dana White: Sekolah DO, Jadi Pelayan, Kini Bos UFC Miliarder
Begitu banyak kenangan manis yang dijalani Campbell sejak debut di profesional hingga memutuskan pensiun. ’’Dari melakukan debut saya di Craven Park, bertarung di Wembley, mengalahkan rival domestik, bersaing melawan bintang pound-for-pound di Amerika dan di sini di Inggris, menjadi headline pay-per-views dan selalu bersedia menghadapi siapa pun,’’bebernya.
Pemuda asal Hull itu menceritakan pengalaman pertamanya saat memutuskan berkarier di ring tinju. Dari tinju amatir yang sukses hingga menjadi juara dunia di level profesional. ’’Segera setelah saya pertama kali masuk ke Klub Tinju Amatir St. Paul di Hull, impian saya adalah selalu memenangkan Olimpiade,’’ujarnya.
Pencapaian tertinggi dalam karier amatir Campbell ketika secara heroik meraih medali emas Olimpiade London 2012. Campbell meraih emas di depan pendukungnya sendiri. ’’Dengan memenangkan emas di London 2012, di depan pendukung tuan rumah dan keluarga saya, saya dalam banyak hal telah mencapai harapan dan aspirasi saya dalam olahraga ini bahkan sebelum karir profesional saya dimulai,’’ungkapnya.
’’Jadi, sementara bagi banyak pemain pro adalah di mana semuanya dimulai, bagi saya itu lebih merupakan bonus dan bonus apa yang ternyata, mencapai lebih dari yang pernah saya harapkan dan memberi saya kenangan yang tidak akan pernah saya lupakan,’’lanjutnya.
Baca Juga: Kisah Dana White: Sekolah DO, Jadi Pelayan, Kini Bos UFC Miliarder
Begitu banyak kenangan manis yang dijalani Campbell sejak debut di profesional hingga memutuskan pensiun. ’’Dari melakukan debut saya di Craven Park, bertarung di Wembley, mengalahkan rival domestik, bersaing melawan bintang pound-for-pound di Amerika dan di sini di Inggris, menjadi headline pay-per-views dan selalu bersedia menghadapi siapa pun,’’bebernya.
Lihat Juga :