Kini Membela Persija Jakarta, Ini Alasan Yoewanto Pilih Profesi Sebagai Kiper
Sabtu, 31 Juli 2021 - 19:05 WIB
loading...
Final Liga Champions 2002/2003 antara Juventus vs AC Milan menjadi momen penting bagi Yoewanto Stya Beny. Karena laga itu , dia kemudian memilih jadi kiper. Foto: persija.id
A
A
A
JAKARTA - Final Liga Champions 2002/2003 antara Juventus vs AC Milan menjadi momenpenting bagi Yoewanto Stya Beny . Karena laga itu , dia kemudian menemukan jalan hidup sebagai penjaga gawang hingga akhirnya kini membela Persija Jakarta .
Baca Juga: Liverpool Akhirnya Bisa Pertahankan Trent Alexander-Arnold
Beny yang kala itu masih berusia sepuluh tahun dibuat terkesima oleh Gianluigi Buffon, penjaga gawang Juventus. Buffon menepis dua tendangan penalti pemain Milan, kendati di akhir laga gagal meraih trofi Liga Champions.
“Positioning dan refleks yang ditunjukkan Buffon saat itu sangat luar biasa. Setelah pertandingan itu, saya semakin yakin ingin menjadi penjaga gawang,” ujar Beny.
Setelah menjadi pesepak bola profesional dan meramaikan Liga 1, Beny masih mengidolakan Buffon dan kerap menyimak videonya. Menurutnya itu bisa memberi banyak pelajaran.
Baca Juga: Liverpool Akhirnya Bisa Pertahankan Trent Alexander-Arnold
Beny yang kala itu masih berusia sepuluh tahun dibuat terkesima oleh Gianluigi Buffon, penjaga gawang Juventus. Buffon menepis dua tendangan penalti pemain Milan, kendati di akhir laga gagal meraih trofi Liga Champions.
“Positioning dan refleks yang ditunjukkan Buffon saat itu sangat luar biasa. Setelah pertandingan itu, saya semakin yakin ingin menjadi penjaga gawang,” ujar Beny.
Setelah menjadi pesepak bola profesional dan meramaikan Liga 1, Beny masih mengidolakan Buffon dan kerap menyimak videonya. Menurutnya itu bisa memberi banyak pelajaran.
Lihat Juga :