Atlet Korsel Sebut Peraih Emas Olimpiade asal Iran Sebagai Teroris
Minggu, 01 Agustus 2021 - 15:09 WIB
loading...
atlet menembak asal Iran, Javad Foroughi, saat merebut medali emas Olimpiade Tokyo 2020 di nomor pistol 10 meter putra. Foto: The Korean Times
A
A
A
SEOUL - Atlet menembak asal Korea Selatan Jin Jong Oh bikin komentar kontroversial dengan menyebut atlet Iran, Javad Foroughi, sebagai teroris. Media sosial sampai ramai tagar #SouthKoreaRacist , Minggu (1/8/2021) siang.
Di ajang Olimpiade Tokyo 2020 , Javad Faroughi berhasil menyabet emas ketika tampil di cabang olahraga menembak nomor pistol 10 meter putra. Prestasi tersebut rupanya mencoreng rekor cemerlang Jin Jong Oh yang merupakan peraih emas untuk nomor serupa di Olimpiade London 2012.
Sekembali Jin Jong Oh ke negaranya, lelaki 41 tahun itu langsung membuat pernyataan yang bikin geger. Kepada media lokal yang menunggunya di bandara Incheon, Jin Jong Oh menyebut Javad Foroughi dengan istilah teroris.
"Bagaimana teroris bisa meraih juara pertama pada Olimpiade itu? Itu hal yang konyol," kata Jin Jong Oh dikutip The Korean Times.
![Atlet Korsel Sebut Peraih Emas Olimpiade asal Iran Sebagai Teroris]()
Menurut laporan SBS News, Minggu (1/8/2021) Jin Jong Oh akhirnya meminta maaf atas pernyataan tersebut. Namun, pengguna media sosial merasa kalimat itu rasis hingga mereka beraksi keras dan muncul tagar #SouthKoreaRacist.
Baca Juga: Stasiun TV Korsel Tayangkan Kalimat Rasisme tentang Indonesia saat Pembukaan Olimpiade Tokyo, Netizen Emosi
Di ajang Olimpiade Tokyo 2020 , Javad Faroughi berhasil menyabet emas ketika tampil di cabang olahraga menembak nomor pistol 10 meter putra. Prestasi tersebut rupanya mencoreng rekor cemerlang Jin Jong Oh yang merupakan peraih emas untuk nomor serupa di Olimpiade London 2012.
Sekembali Jin Jong Oh ke negaranya, lelaki 41 tahun itu langsung membuat pernyataan yang bikin geger. Kepada media lokal yang menunggunya di bandara Incheon, Jin Jong Oh menyebut Javad Foroughi dengan istilah teroris.
"Bagaimana teroris bisa meraih juara pertama pada Olimpiade itu? Itu hal yang konyol," kata Jin Jong Oh dikutip The Korean Times.

Menurut laporan SBS News, Minggu (1/8/2021) Jin Jong Oh akhirnya meminta maaf atas pernyataan tersebut. Namun, pengguna media sosial merasa kalimat itu rasis hingga mereka beraksi keras dan muncul tagar #SouthKoreaRacist.
Baca Juga: Stasiun TV Korsel Tayangkan Kalimat Rasisme tentang Indonesia saat Pembukaan Olimpiade Tokyo, Netizen Emosi
Lihat Juga :