Dominic Thiem Pesimistis AS Terbuka Digelar
Selasa, 21 April 2020 - 12:11 WIB
loading...
A
A
A
Yang jelas, Thiem memiliki alasan kuat AS Terbuka tidak bakal digelar pada tahun ini. Pasalnya, Negeri Paman Sam menjadi yang terbanyak terdampak virus corona di dunia. Sampai saat ini ada lebih dari 750.000 kasus, termasuk mengakibatkan 40 ribuan orang meninggal dunia. Bahkan, jumlah tersebut bisa saja bertambah melihat Covid-19 masih mengganas di negara tersebut.
Finalis Australia Terbuka 2020 itu berharap masalah krisis yang menjangkit lebih dari 200 negara tersebut cepat berlalu. Selain itu, Thiem merespons dengan hati-hati menyusul dirinya bisa kembali melanjutkan latihan di lapangan tenis. Namun, dia mengaku merasa hampa sampai mengetahui informasi lebih tentang kapan turnamen tenis akan dilanjutkan.
Menteri Olahraga Austria Werner Kogler sebelumnya telah memberi izin kepada Thiem kembali ke lapangan untuk menjalani latihan. Sementara sebagian besar pemerintah masih melakukan langkah-langkah pencegahan penyebaran Covid-19. Meski Thiem senang dengan hal positif yang didapat, dia belum yakin jika hal itu akan membantunya sampai ada rencana lebih nyata tentang kapan turnamen kembali digelar.
“Itu berita yang luar biasa. Saya tidak sabar untuk kembali ke lapangan. Tapi, masih akan membutuhkan waktu lama sebelum turnamen dimulai lagi. Katakanlah penangguhan dilanjutkan sampai tiga atau empat bulan lagi. Tidak ada seorang petenis pun yang akan bertahan dengan latihan selama itu. Kami telah bermain cukup lama di sepanjang karier kami sehingga persiapan selama satu bulan akan cukup untuk berada dalam kondisi terbaik,” paparnya. (Raikhul Amar)
Finalis Australia Terbuka 2020 itu berharap masalah krisis yang menjangkit lebih dari 200 negara tersebut cepat berlalu. Selain itu, Thiem merespons dengan hati-hati menyusul dirinya bisa kembali melanjutkan latihan di lapangan tenis. Namun, dia mengaku merasa hampa sampai mengetahui informasi lebih tentang kapan turnamen tenis akan dilanjutkan.
Menteri Olahraga Austria Werner Kogler sebelumnya telah memberi izin kepada Thiem kembali ke lapangan untuk menjalani latihan. Sementara sebagian besar pemerintah masih melakukan langkah-langkah pencegahan penyebaran Covid-19. Meski Thiem senang dengan hal positif yang didapat, dia belum yakin jika hal itu akan membantunya sampai ada rencana lebih nyata tentang kapan turnamen kembali digelar.
“Itu berita yang luar biasa. Saya tidak sabar untuk kembali ke lapangan. Tapi, masih akan membutuhkan waktu lama sebelum turnamen dimulai lagi. Katakanlah penangguhan dilanjutkan sampai tiga atau empat bulan lagi. Tidak ada seorang petenis pun yang akan bertahan dengan latihan selama itu. Kami telah bermain cukup lama di sepanjang karier kami sehingga persiapan selama satu bulan akan cukup untuk berada dalam kondisi terbaik,” paparnya. (Raikhul Amar)
(ysw)
Lihat Juga :