Demi Messi, Man City Aktifkan Negosiasi
Jum'at, 06 Agustus 2021 - 23:03 WIB
loading...
Lionel Messi lebih leluasa untuk menentukan masa depannya dari sebelumnya setelah memutuskan untuk tidak membarui kontraknya bersama Barcelona / Foto: Marca
A
A
A
BARCELONA - Lionel Messi lebih leluasa untuk menentukan masa depannya dari sebelumnya setelah memutuskan untuk tidak membarui kontraknya bersama Barcelona. Tetapi jelas bahwa klub di Eropa tidak akan mudah untuk mendapatkan tanda tangannya mengingat La Pulga punya standar yang tinggi jika berbicara tentang gajinya.
Sejak kontrak Messi berakhir pada 30 Juni lalu. Hampir semua penikmat sepak bola tertuju pada dua klub, yakni Paris Saint Germain (PSG) dan Manchester City.
Tapi ada beberapa catatan yang perlu digarisbawahi tentang potensi dua klub mengamankan tanda tangan Messi . Dikutip dari Marca, Jumat (6/8/2021), catatan pertama adalah PSG sepertinya sudah melupakan Messi dan mereka lebih tertarik untuk mengamankan Kylian Mbappe.
BACA JUGA: Ucapan Perpisahan via Video Aksi Messi, Barcelona: Thank You, Leo!
Selain itu, situasi ekonomi di PSG yang tidak begitu baik, juga terseret oleh krisis sepak bola Prancis secara umum sejak musim lalu. Menurut data yang diungkap L'Équipe dalam laporan yang dilansir PSG kepada Direktorat Jenderal Pengendalian dan Manajemen Ligue 1 (DNCG), klub Prancis itu akan mengalami defisit lebih dari 200 juta euro dan itu sudah 120 juta.
Prioritasnya sekarang, selain membarui kontrak Mbappe. PSG juga perlu menjual pemain senilai 180 juta euro. Untuk saat ini, satu-satunya penjualan adalah Bakker seharga 7 juta euro dan pengeluaran telah meroket dengan membeli Achraf seharga 70 juta dan menandatangani Sergio Ramos dengan gaji sekira 12 juta, ditambah Wijnaldum dan Donnarumma (gratis).
Masalah lain bagi PSG untuk menandatangani Messi adalah pajak di Prancis, dan terutama "biaya sosial" yang terkenal. Prancis adalah salah satu negara Uni Eropa dengan beban pajak tertinggi. Gaji bersih 30 juta berarti untuk klub 70.
Sejak kontrak Messi berakhir pada 30 Juni lalu. Hampir semua penikmat sepak bola tertuju pada dua klub, yakni Paris Saint Germain (PSG) dan Manchester City.
Tapi ada beberapa catatan yang perlu digarisbawahi tentang potensi dua klub mengamankan tanda tangan Messi . Dikutip dari Marca, Jumat (6/8/2021), catatan pertama adalah PSG sepertinya sudah melupakan Messi dan mereka lebih tertarik untuk mengamankan Kylian Mbappe.
BACA JUGA: Ucapan Perpisahan via Video Aksi Messi, Barcelona: Thank You, Leo!
Selain itu, situasi ekonomi di PSG yang tidak begitu baik, juga terseret oleh krisis sepak bola Prancis secara umum sejak musim lalu. Menurut data yang diungkap L'Équipe dalam laporan yang dilansir PSG kepada Direktorat Jenderal Pengendalian dan Manajemen Ligue 1 (DNCG), klub Prancis itu akan mengalami defisit lebih dari 200 juta euro dan itu sudah 120 juta.
Prioritasnya sekarang, selain membarui kontrak Mbappe. PSG juga perlu menjual pemain senilai 180 juta euro. Untuk saat ini, satu-satunya penjualan adalah Bakker seharga 7 juta euro dan pengeluaran telah meroket dengan membeli Achraf seharga 70 juta dan menandatangani Sergio Ramos dengan gaji sekira 12 juta, ditambah Wijnaldum dan Donnarumma (gratis).
Masalah lain bagi PSG untuk menandatangani Messi adalah pajak di Prancis, dan terutama "biaya sosial" yang terkenal. Prancis adalah salah satu negara Uni Eropa dengan beban pajak tertinggi. Gaji bersih 30 juta berarti untuk klub 70.
Lihat Juga :