Keputusan Valentino Rossi Tinggalkan MotoGP Sempat Ditolak Keluarga dan Kolega
Minggu, 08 Agustus 2021 - 18:05 WIB
loading...
Ada cerita unik di balik keputusan Valentino Rossi untuk meninggalkan MotoGP. Hingga momen akhir, keluarga, saudara serta rekan kerjanya menolak keputusan The Doctor. Foto: twitter
A
A
A
SPIELBERG - Ada cerita unik di balik keputusan Valentino Rossi untuk meninggalkan MotoGP pada akhir musim nanti. Kabarnya hingga detik-detik akhir, keluarga, saudara serta rekan kerjanya menolak keputusan The Doctor
Baca Juga: Rajai Kualifikasi GP Styria, Jorge Martin Malah Ogah Bidik Kemenangan
Rossi mengaku sampai satu malam sebelum menggelar konferensi pers pengumuman pensiun pada Kamis, (5/8/2021), masih merahasiakannya dari orang-orang terdekatnya. Termasuk ibu, pacar dan adiknya yang sesama pembalap, Luca Marini.
Bahkan, para pembalap dari akademi didikannya, yakni VR46 juga tidak mengetahui kabar tersebut. Rossi merasa seandainya mereka tahu sejak awal pasti akan menjadi penghalang keputusan ini.
"Tentang konferensi pers, saya dengan tulus tidak mengatakan apapun kepada pembalap VR46 Academy kami," jelas pembalap asal Italia itu dikutip Crash.
"Saya banyak berbicara dengan mereka tentang keputusan itu, terutama dengan Pecco (Francesco Bagnaia), dengan (Andrea) Migno dan dengan saudara laki-laki saya. Tetapi mereka benar-benar mendorong saya untuk melanjutkan, mereka mengatakan saya harus melanjutkan, saya tidak harus berhenti dan segalanya,” lanjut Rossi.
Rossi dapat dianggap sebagai legenda setelah 25 tahun malang melintang di dunia balap motor. Selama itu pula veteran berusia 42 tahun itu mendapat predikat sebagai pemilik gelar juara dunia terbanyak sepanjang sejarah, yakni 9 kali.
Baca Juga: Rajai Kualifikasi GP Styria, Jorge Martin Malah Ogah Bidik Kemenangan
Rossi mengaku sampai satu malam sebelum menggelar konferensi pers pengumuman pensiun pada Kamis, (5/8/2021), masih merahasiakannya dari orang-orang terdekatnya. Termasuk ibu, pacar dan adiknya yang sesama pembalap, Luca Marini.
Bahkan, para pembalap dari akademi didikannya, yakni VR46 juga tidak mengetahui kabar tersebut. Rossi merasa seandainya mereka tahu sejak awal pasti akan menjadi penghalang keputusan ini.
"Tentang konferensi pers, saya dengan tulus tidak mengatakan apapun kepada pembalap VR46 Academy kami," jelas pembalap asal Italia itu dikutip Crash.
"Saya banyak berbicara dengan mereka tentang keputusan itu, terutama dengan Pecco (Francesco Bagnaia), dengan (Andrea) Migno dan dengan saudara laki-laki saya. Tetapi mereka benar-benar mendorong saya untuk melanjutkan, mereka mengatakan saya harus melanjutkan, saya tidak harus berhenti dan segalanya,” lanjut Rossi.
Rossi dapat dianggap sebagai legenda setelah 25 tahun malang melintang di dunia balap motor. Selama itu pula veteran berusia 42 tahun itu mendapat predikat sebagai pemilik gelar juara dunia terbanyak sepanjang sejarah, yakni 9 kali.
Lihat Juga :