Jalan Panjang dan Berliku Menuju Piala Super Eropa 2021
Rabu, 11 Agustus 2021 - 14:02 WIB
loading...
Perjalanan menuju pertandingan Piala Eropa 2021 yang pertemukan Chelsea dan Villarreal di National Football Stadium, cukup panjang dan berliku / Foto: UEFA
A
A
A
BELFAST - Perjalanan menuju pertandingan Piala Eropa 2021 yang pertemukan Chelsea dan Villarreal di National Football Stadium, cukup panjang dan berliku. Terutama mengenai pembangunan stadion kelas dunia berkapasitas 18.500 penonton.
Ini dimulai ketika FA Irlandia, mitra pemerintah, Linfield FC dan Liga Sepak Bola Irlandia Utara setuju untuk membangun kembali stadion pada 2011. Biaya yang dikeluarkan saat itu sebesar 38 juta euro atau sekira Rp640 miliar.
Sejak pembangunan stadion selesai dilakukan, FA Irlandia berhasil menggelar beberapa event besar. Salah satunya menyelenggarakan kejuaraan Eropa U-19 wanita, sejumlah pertandingan internasional dan final piala, serta pertarungan tinju Carl Frampton.
BACA JUGA: Jadi Media Partner, RCTI+ Resmi Tayangkan AFC, Pertandingan Sepak Bola Kelas Dunia
Kejuaraan Eropa U-19 Pria seharusnya diselenggarakan tahun lalu tetapi dibatalkan karena pandemi Covid-19. Dengan pembatalan itu membuka jalan bagi Peter Gilpin (yang dipercaya dalam proyek tersebut) untuk mengambil peran menyelenggarakan Piala Super Eropa 2021, yang akan menjadi pertandingan klub paling bergengsi yang pernah diselenggarakan di Irlandia Utara.
Gilpin sebelumnya ditugaskan untuk menyelenggarakan turnamen U19 Putra atas nama asosiasi tetapi mengalihkan fokusnya ke Piala Super Eropa pada bulan Oktober ketika kejuaraan secara resmi ditangguhkan. Namun, asosiasi tersebut akan menjadi tuan rumah turnamen U19 pada 2024 sebagai gantinya.
Gilpin mengatakan keberhasilan Irlandia Utara menggelar beberapa event besar tak lepas dari peran mendiang Craig Stanfield. Dikatakannya, dia adalah salah satu yang mengajukan tawaran pada asosiasi untuk menjadi tuan rumah pertemuan pemenang Liga Champions dan Liga Europa. Tawaran FA Irlandia diajukan pada awal 2019 dan Komite Eksekutif UEFA mengumumkan pada September tahun itu bahwa FA Irlandia telah mendapatkan hak menjadi tuan rumah.
Ini dimulai ketika FA Irlandia, mitra pemerintah, Linfield FC dan Liga Sepak Bola Irlandia Utara setuju untuk membangun kembali stadion pada 2011. Biaya yang dikeluarkan saat itu sebesar 38 juta euro atau sekira Rp640 miliar.
Sejak pembangunan stadion selesai dilakukan, FA Irlandia berhasil menggelar beberapa event besar. Salah satunya menyelenggarakan kejuaraan Eropa U-19 wanita, sejumlah pertandingan internasional dan final piala, serta pertarungan tinju Carl Frampton.
BACA JUGA: Jadi Media Partner, RCTI+ Resmi Tayangkan AFC, Pertandingan Sepak Bola Kelas Dunia
Kejuaraan Eropa U-19 Pria seharusnya diselenggarakan tahun lalu tetapi dibatalkan karena pandemi Covid-19. Dengan pembatalan itu membuka jalan bagi Peter Gilpin (yang dipercaya dalam proyek tersebut) untuk mengambil peran menyelenggarakan Piala Super Eropa 2021, yang akan menjadi pertandingan klub paling bergengsi yang pernah diselenggarakan di Irlandia Utara.
Gilpin sebelumnya ditugaskan untuk menyelenggarakan turnamen U19 Putra atas nama asosiasi tetapi mengalihkan fokusnya ke Piala Super Eropa pada bulan Oktober ketika kejuaraan secara resmi ditangguhkan. Namun, asosiasi tersebut akan menjadi tuan rumah turnamen U19 pada 2024 sebagai gantinya.
Gilpin mengatakan keberhasilan Irlandia Utara menggelar beberapa event besar tak lepas dari peran mendiang Craig Stanfield. Dikatakannya, dia adalah salah satu yang mengajukan tawaran pada asosiasi untuk menjadi tuan rumah pertemuan pemenang Liga Champions dan Liga Europa. Tawaran FA Irlandia diajukan pada awal 2019 dan Komite Eksekutif UEFA mengumumkan pada September tahun itu bahwa FA Irlandia telah mendapatkan hak menjadi tuan rumah.
Lihat Juga :