Wiljan Pluim Cinta Mati PSM Makassar; Fans: Dia Pemain Penting
Jum'at, 13 Agustus 2021 - 23:04 WIB
loading...
PSM Makassar memboyong empat pemain asing pada 13 Juli 2016, yakni Ronal Hikspoors, Luiz Ricardo, Kwon Jun dan Wiljan Pluim. Namun, hanya Pluim yang bertahan. Foto: instagram
A
A
A
MAKASSAR - PSM Makassar merekrutempat pemain asing tepat pada 13 Juli 2016. Mereka Ronal Hikspoors, Luiz Ricardo, Kwon Jun dan Wiljan Pluim. Namun, hanya satu orang yang masih bertahan.
Baca Juga: Resmi Balik Lagi ke Chelsea, Lukaku Sesumbar Bakal Panen Gelar
Cuma Pluim yang masih membela Juku Eja hingga saat ini. Kesetiaan gelandang asal Belanda kepada klub PSM tidak diragukan lagi. Sebab, dia tidak bergeming walau dirayu.
Pemain berusia 32 tahun itu menolak meski kerap ditawari beberapa klub besar di Indonesia, khususnya dari Liga 1. Bahkan tak jarang klub asing ikut melirik mantan pemain Roda JC klub.
Klub besar seperti Persib Bandung, Persija Jakarta hingga Bali United pernah mendekatinya. Namun, semuanya sia-sia dengan kesetiaan Pluim kepada tim kebanggaan masyarakat Sulawesi-selatan (Sulsel) itu.
Hingga saat ini, pemain kelahiran 4 Januari 1989 itu sudah hampir measuki tahun keenam bersama PSM. Dari musim ke musim dia menjadi senjata andalan Pasukan Ramang.
Kehadiran Pluim di lini tengah membuat PSM semakin komplit. Dia menjadi pembeda berkat skill dan akurasi tendangan. Dia bahkan mampu membuat pertahanan lawan lawannya keteteran menjaganya.
Baca Juga: Resmi Balik Lagi ke Chelsea, Lukaku Sesumbar Bakal Panen Gelar
Cuma Pluim yang masih membela Juku Eja hingga saat ini. Kesetiaan gelandang asal Belanda kepada klub PSM tidak diragukan lagi. Sebab, dia tidak bergeming walau dirayu.
Pemain berusia 32 tahun itu menolak meski kerap ditawari beberapa klub besar di Indonesia, khususnya dari Liga 1. Bahkan tak jarang klub asing ikut melirik mantan pemain Roda JC klub.
Klub besar seperti Persib Bandung, Persija Jakarta hingga Bali United pernah mendekatinya. Namun, semuanya sia-sia dengan kesetiaan Pluim kepada tim kebanggaan masyarakat Sulawesi-selatan (Sulsel) itu.
Hingga saat ini, pemain kelahiran 4 Januari 1989 itu sudah hampir measuki tahun keenam bersama PSM. Dari musim ke musim dia menjadi senjata andalan Pasukan Ramang.
Kehadiran Pluim di lini tengah membuat PSM semakin komplit. Dia menjadi pembeda berkat skill dan akurasi tendangan. Dia bahkan mampu membuat pertahanan lawan lawannya keteteran menjaganya.
Lihat Juga :