Pengalaman Marc Marquez Hadapi Cuaca Berbeda di MotoGP Austria 2021
Senin, 16 Agustus 2021 - 23:59 WIB
loading...
Pengalaman Marc Marquez Hadapi Cuaca Berbeda di MotoGP Austria 2021. Foto: IST
A
A
A
SPIELBERG - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, finis di urutan 15 pada MotoGP Austria , Minggu (15/8/2021) malam WIB. Walau hanya mendapat satu poin, Marquez menunjukkan peningkatan performa, terutama dalam kondisi trek kering pada balapan kedua di Sirkuit Red Bull Ring tersebut.
Pembalap berusia 28 tahun itu sempat memimpin beberapa putaran saat bersaing sengit dengan Francesco Bagnaia. Namun, kecelakaan menimpa Marquez pada lap 25 karena faktor trek yang basah akibat hujan deras yang mengguyur kandang tim banteng merah itu. Beruntung, dia masih bisa menyelesaikan balapan dan finis di posisi dua terakhir dari 17 pembalap yang tersisa.
Baca Juga: Bagnaia Menyesal, Andai Saja Tidak Ikuti Marc Marquez
Tetapi, The Baby Alien –julukan Marquez- mengungkapkan kunci dari kecepatan motornya di trek kering adalah pemilihan ban yang tepat. Dia memilih untuk menggunakan ban belakang tipe soft, ketika pembalap lain menggunakan ban tipe medium.
“Ya, maksud saya tentu saja dari luar itu tampak seperti perjudian, atau mereka (timnnya) mengambil risiko,” kata Marquez dilansir dari Motorsport, Senin (16/8/2021).
“Tapi kemarin kami mencobanya di latihan bebas 4 dan performanya tidak buruk. Dengan pengalaman kami, ban ini bekerja dengan baik dan dengan ban Michelin terkadang anda perlu melupakan soft, medium, dan hard. Anda hanya perlu mencoba memahami perasaan dan untuk motor kami tahun ini kami banyak berjuang, banyak dengan cengkeraman belakang,” jelasnya.
Baca Juga: Pahlawan Olahraga, Rexy Mainaky Si Peraih Emas Olimpiade Atlanta 1996
Bintang asal Spanyol itu mengatakan ban itu membuatnya merasa nyaman. Menurutnya, dengan ban tipe soft dia bisa membalap dengan baik dan merasa jauh lebih kuat di akhir balapan dibandingkan saat memulainya.
Pembalap berusia 28 tahun itu sempat memimpin beberapa putaran saat bersaing sengit dengan Francesco Bagnaia. Namun, kecelakaan menimpa Marquez pada lap 25 karena faktor trek yang basah akibat hujan deras yang mengguyur kandang tim banteng merah itu. Beruntung, dia masih bisa menyelesaikan balapan dan finis di posisi dua terakhir dari 17 pembalap yang tersisa.
Baca Juga: Bagnaia Menyesal, Andai Saja Tidak Ikuti Marc Marquez
Tetapi, The Baby Alien –julukan Marquez- mengungkapkan kunci dari kecepatan motornya di trek kering adalah pemilihan ban yang tepat. Dia memilih untuk menggunakan ban belakang tipe soft, ketika pembalap lain menggunakan ban tipe medium.
“Ya, maksud saya tentu saja dari luar itu tampak seperti perjudian, atau mereka (timnnya) mengambil risiko,” kata Marquez dilansir dari Motorsport, Senin (16/8/2021).
“Tapi kemarin kami mencobanya di latihan bebas 4 dan performanya tidak buruk. Dengan pengalaman kami, ban ini bekerja dengan baik dan dengan ban Michelin terkadang anda perlu melupakan soft, medium, dan hard. Anda hanya perlu mencoba memahami perasaan dan untuk motor kami tahun ini kami banyak berjuang, banyak dengan cengkeraman belakang,” jelasnya.
Baca Juga: Pahlawan Olahraga, Rexy Mainaky Si Peraih Emas Olimpiade Atlanta 1996
Bintang asal Spanyol itu mengatakan ban itu membuatnya merasa nyaman. Menurutnya, dengan ban tipe soft dia bisa membalap dengan baik dan merasa jauh lebih kuat di akhir balapan dibandingkan saat memulainya.
Lihat Juga :