Peringati HUT RI Ke-76, Martin Daniel Promotions Gelar Kejuaraan Tinju Profesional
Senin, 16 Agustus 2021 - 21:35 WIB
loading...
A
A
A
"Penundaan ini terkait aturan pemerintah yang musti kita taati. Namun saya berkomitmen akan menggelarnya pada tanggal 28 Agustus mendatang walau tanpa penonton dan disiarkan di channel youtube Martin Boxing Channel. Prinsipnya saya juga ingin melahirkan juara dunia di kancah profesional demi Merah Putih. Untuk itu kita akan siapkan panggung bagi petinju yang berprestasi yang ingin melanjutkan karirnya di pro seperti layaknya Sunan Amoragam dari HS Boxing Indonesia yang akan bertanding di kelas Feather Weight (57.1 Kg) 6 ronde melawan Konstantinus Matakur (Mutiara Aru BC Kabupaten Aru Dobo)," kata Martin.
Sekjen KTPI Ir.Adrian Ingratubun,MM mengatakan bahwa potensi tinju profesional di Tanah Air diyakininya akan cerah dengan adanya promotor yang sangat konsisten menggelar pertandingan tinju Pro layaknya Martin Daniel. Ia pun optimis suatu saat akan hadir kembali juara dunia dari Indonesia asalkan, semua stakeholder punya frekuensi yang sama (promotor, petinju, pelatih, manager dan lain-lain) untuk membangkitkan berbagai event tinju di Indonesia.
"Kami sudah mengeluarkan izin pertandingan dan surat-surat tugas perangkat pertandingan. Saya tahu bung Martin Daniel sangat berkomitmen memajukan sekaligus mengangkat harkat dan martabat para petinju profesional di Indonesia, apalagi disaat pandemi ini beliau berkomitmen menggelar pertandingan pro yang tentunya juga dengan prokes yang sangat ketat seperti swab antigen dan test PCR. Yang kami catat dari sepak terjang Martin Daniel dikancah tinju Indonesia, beliau adalah satu-satunya Promotor Internasional Indonesia yang bisa melahirkan petinju wanita Indonesia juara di level Asia dan satu-satunya promotor yang menggelar 4 kejuaraan internasional dengan diawasi oleh 4 badan tinju dunia (WBC, WBA, IBF dan WBO," komentar Adrian Ingratubun.
BACA JUGA: Manny Pacquiao vs Yordenis Ugas Penahbisan Raja Welter WBA Sejati
Memulai debutnya di kancah Pro pada Jakarta Big Fight Ke XVI nanti, nama petinju eks amatir Sunan Agung Amoragam digadang-gadang akan menjadi salah satu petinju profesional yang potensial dengan basic pengalamannya di amatir. Peraih medali perunggu Asian Games Jakarta 2018 dikelas 56 Kg dan Emas pada PON Jawa Barat silam (mewakili Maluku Utara dikelas bulu 57Kg) mengaku siap dan tidak akan canggung menghadapi calon lawannya Kostantinus Matakur. Meski ia harus meninggalkan panggung amatir namun bagi petinju bergaya ortodok itu siap membuktikan kiprahnya dikancah profesional.
Sekjen KTPI Ir.Adrian Ingratubun,MM mengatakan bahwa potensi tinju profesional di Tanah Air diyakininya akan cerah dengan adanya promotor yang sangat konsisten menggelar pertandingan tinju Pro layaknya Martin Daniel. Ia pun optimis suatu saat akan hadir kembali juara dunia dari Indonesia asalkan, semua stakeholder punya frekuensi yang sama (promotor, petinju, pelatih, manager dan lain-lain) untuk membangkitkan berbagai event tinju di Indonesia.
"Kami sudah mengeluarkan izin pertandingan dan surat-surat tugas perangkat pertandingan. Saya tahu bung Martin Daniel sangat berkomitmen memajukan sekaligus mengangkat harkat dan martabat para petinju profesional di Indonesia, apalagi disaat pandemi ini beliau berkomitmen menggelar pertandingan pro yang tentunya juga dengan prokes yang sangat ketat seperti swab antigen dan test PCR. Yang kami catat dari sepak terjang Martin Daniel dikancah tinju Indonesia, beliau adalah satu-satunya Promotor Internasional Indonesia yang bisa melahirkan petinju wanita Indonesia juara di level Asia dan satu-satunya promotor yang menggelar 4 kejuaraan internasional dengan diawasi oleh 4 badan tinju dunia (WBC, WBA, IBF dan WBO," komentar Adrian Ingratubun.
BACA JUGA: Manny Pacquiao vs Yordenis Ugas Penahbisan Raja Welter WBA Sejati
Memulai debutnya di kancah Pro pada Jakarta Big Fight Ke XVI nanti, nama petinju eks amatir Sunan Agung Amoragam digadang-gadang akan menjadi salah satu petinju profesional yang potensial dengan basic pengalamannya di amatir. Peraih medali perunggu Asian Games Jakarta 2018 dikelas 56 Kg dan Emas pada PON Jawa Barat silam (mewakili Maluku Utara dikelas bulu 57Kg) mengaku siap dan tidak akan canggung menghadapi calon lawannya Kostantinus Matakur. Meski ia harus meninggalkan panggung amatir namun bagi petinju bergaya ortodok itu siap membuktikan kiprahnya dikancah profesional.
Lihat Juga :