Belum Chelsea Sebenarnya, Tuchel Yakin Kai Havertz dkk Kelak Makin Gila
Senin, 23 Agustus 2021 - 15:02 WIB
loading...
Chelsea masih dapat berkembang ke level yang lebih tinggi/Foto/Twitter
A
A
A
LONDON - Pelatih Chelsea Thomas Tuchel meyakini pasukannya masih dapat berkembang ke level yang lebih tinggi. Masih ada beberapa aspek yang dapat ditingkatkan meski The Blues mendmoinasi laga kontra Arsenal pada pekan kedua Liga Primer Inggris 2021/2022 , Sabtu (22/8/2021) malam atau Senin (23/8/2021) dini hari WIB.
Bertanding di Emirates Stadium, Chelsea mempermalukan tuan rumah 2-0. Kemenangan The Blues dibuka dengan gol torehan pemain anyar mereka Romelu Lukaku pada menit ke-15 memanfaatkan umpan Reece James. Gol kedua ditorehkan Reece James menit ke-35 berkat assist Mason Mount.
Baca juga: Hasil Liga Inggris: Debut Manis Lukaku! Chelsea Kirim Arsenal ke Zona Degradasi
The Blues mendominasi, dengan penguasaan bola hingga 65 persen. Selain itu mereka juga dapat menciptakan 22 peluang dengan enam tembakan tepat ke gawang dan enam melenceng. Bandingkan dengan Arsenal yang membuat tiga tembakan tepat ke gawang dan dua melebar.
Meski begitu, Tuchel merasa seharusnya Chelsea mampu bermain lebih baik. Hal tersebut dapat dilihat dari angka shot-on-target yang hanya enam. Dia menganggap keadaan terjadi karena timnya masih kurang optimal.
Bertanding di Emirates Stadium, Chelsea mempermalukan tuan rumah 2-0. Kemenangan The Blues dibuka dengan gol torehan pemain anyar mereka Romelu Lukaku pada menit ke-15 memanfaatkan umpan Reece James. Gol kedua ditorehkan Reece James menit ke-35 berkat assist Mason Mount.
Baca juga: Hasil Liga Inggris: Debut Manis Lukaku! Chelsea Kirim Arsenal ke Zona Degradasi
The Blues mendominasi, dengan penguasaan bola hingga 65 persen. Selain itu mereka juga dapat menciptakan 22 peluang dengan enam tembakan tepat ke gawang dan enam melenceng. Bandingkan dengan Arsenal yang membuat tiga tembakan tepat ke gawang dan dua melebar.
Meski begitu, Tuchel merasa seharusnya Chelsea mampu bermain lebih baik. Hal tersebut dapat dilihat dari angka shot-on-target yang hanya enam. Dia menganggap keadaan terjadi karena timnya masih kurang optimal.
Lihat Juga :