Tatap PON Papua 2021, Pesenam Aerobik DKI Rebut 2 Medali di Slovakia
Minggu, 29 Agustus 2021 - 01:01 WIB
loading...
A
A
A
Pelatih Fahmy Fachrezzy mengatakan timnya mempersiapkan diri selama dua bulan untuk menghadapi kejuaraan ini. Menurut Fahmy, secara keseluruhan pencapaian yang diraih anak asuhnya ini sangat baik. Namun tujuanmengikuti event internasional itu adalah mencari evaluasi teknik dari para juri yang memiliki kualifikasi dunia (FIG Brevet) dari negara Rusia, Lithuania, Jerman, Azerbaijan, Turki, Hungaria, Swedia, Cekoslovakia dan Slovakia.
“Karena kejuaraan ini merupakan try out menuju PON Papua 2021. Kita semua berharap dapat menampilkan yang terbaik di PON nanti,” kata Fahmy.
Estafet Indonesia adalah klub aerobik dan gymnastic pertama yang berdiri tahun 1990 dan tertua di Indonesia. Estafet Indonesia turut berkontribusi untuk perkembangan aerobik gymnastic di Tanah Air. Estafet Indonesia juga mengangkat nama Indonesia di event aerobic gymnastic berskala internasional dengan mewakili Indonesia di kejuaraan dunia di Baku dan berturut-turut dua event internasional lainnya di Slovakia dan Bulgaria.
Saat ini kebanyakan atlet gymnastic kelas juara dunia berasal dari negara-negara Eropa Timur seperti Rusia, Rumania, Hungaria, dan Bulgaria. Sedangkan di Eropa, dari Italia, Azerbaijan dan Turki yang menjadi lawan serius. Sementara di Asia, para atlet gymnastic asal China, Jepang, Korea dan Vietnam selalu tampil stabil di berbagai kompetisi.
Menurut Fahmy, Indonesia sebetulnya terlambat, tapi tidak ada kata terlambat untuk sukses. Saat ini insan olahraga aerobic gymnastic tanah air mulai berbenah dan sudah dalam pola yang benar dengan memiliki atlet yang potensial yang bisa mendukung rencana program.
“Karena kejuaraan ini merupakan try out menuju PON Papua 2021. Kita semua berharap dapat menampilkan yang terbaik di PON nanti,” kata Fahmy.
Estafet Indonesia adalah klub aerobik dan gymnastic pertama yang berdiri tahun 1990 dan tertua di Indonesia. Estafet Indonesia turut berkontribusi untuk perkembangan aerobik gymnastic di Tanah Air. Estafet Indonesia juga mengangkat nama Indonesia di event aerobic gymnastic berskala internasional dengan mewakili Indonesia di kejuaraan dunia di Baku dan berturut-turut dua event internasional lainnya di Slovakia dan Bulgaria.
Saat ini kebanyakan atlet gymnastic kelas juara dunia berasal dari negara-negara Eropa Timur seperti Rusia, Rumania, Hungaria, dan Bulgaria. Sedangkan di Eropa, dari Italia, Azerbaijan dan Turki yang menjadi lawan serius. Sementara di Asia, para atlet gymnastic asal China, Jepang, Korea dan Vietnam selalu tampil stabil di berbagai kompetisi.
Menurut Fahmy, Indonesia sebetulnya terlambat, tapi tidak ada kata terlambat untuk sukses. Saat ini insan olahraga aerobic gymnastic tanah air mulai berbenah dan sudah dalam pola yang benar dengan memiliki atlet yang potensial yang bisa mendukung rencana program.
Lihat Juga :