Pemain Chelsea Hakim Ziyech Dicoret dari Timnas Maroko, Ini Sebabnya
Kamis, 02 September 2021 - 21:01 WIB
loading...
Pemain Chelsea Hakim Ziyech saat tampil bersama Timnas Maroko. Foto: daznservices.com
A
A
A
RABAT - Juru taktik tim nasional (timnas) Maroko, Vahid Halihodzic mengkonfirmasi bahwa Hakim Ziyech telah dikeluarkan dari skuad. Hal tersebut dikarenkan perilaku Ziyech yang dinilai buruk.
Pasalnya, Ziyech kerap kali melakukan kontroversi ketika bermain untuk negaranya. pemain berusia 28 tahun itu sering telat dari latihannya dan juga sempat menolak untuk bermain.
Baca Juga: Yakin Bisa Boyong Hakim Ziyech dari Chelsea, Ini Modal AC Milan
Tentu hal tersebut membuat san pelatih naik pitam. Pelatih berusia 69 tahun itu benar-benar kecewa dengan perilaku Ziyech, Halilhodzic mengakui perilaku pemain Chelsea tersebut sangat buruk dan jauh dari statusnya sebagai pemain bintang.
"Perilakunya dalam dua pertandingan terakhir, terutama yang terakhir, bukanlah seorang pemain tim nasional yang sebagai pemimpin tim harus menjadi panutan yang positif," ucap Halilhodzic, dilansir dari Goal Internaisonal, Kamis (2/9/2021).
“Dia datang terlambat dan setelah itu, dia bahkan menolak untuk bekerja. Tidak ada gunanya mendiskusikannya setelah itu, sebagai pelatih jawabannya ada di sana untuk dilihat. Bagi saya, tim nasional di atas segalanya, tidak ada yang bisa menyanderanya,” sambungnya.
Pasalnya, Ziyech kerap kali melakukan kontroversi ketika bermain untuk negaranya. pemain berusia 28 tahun itu sering telat dari latihannya dan juga sempat menolak untuk bermain.
Baca Juga: Yakin Bisa Boyong Hakim Ziyech dari Chelsea, Ini Modal AC Milan
Tentu hal tersebut membuat san pelatih naik pitam. Pelatih berusia 69 tahun itu benar-benar kecewa dengan perilaku Ziyech, Halilhodzic mengakui perilaku pemain Chelsea tersebut sangat buruk dan jauh dari statusnya sebagai pemain bintang.
"Perilakunya dalam dua pertandingan terakhir, terutama yang terakhir, bukanlah seorang pemain tim nasional yang sebagai pemimpin tim harus menjadi panutan yang positif," ucap Halilhodzic, dilansir dari Goal Internaisonal, Kamis (2/9/2021).
“Dia datang terlambat dan setelah itu, dia bahkan menolak untuk bekerja. Tidak ada gunanya mendiskusikannya setelah itu, sebagai pelatih jawabannya ada di sana untuk dilihat. Bagi saya, tim nasional di atas segalanya, tidak ada yang bisa menyanderanya,” sambungnya.
Lihat Juga :