Petinju Wanita 18 Tahun Meninggal Dunia Usai Kalah KO dan Koma
Sabtu, 04 September 2021 - 00:19 WIB
loading...
Petinju Wanita 18 Tahun Meninggal Dunia Usai Kalah KO dan Koma/The Sun
A
A
A
MONTREAL - Petinju wanita 18 tahun Jeanette Zacarias Zapata meninggal dunia usai kalah KO dan koma beberapa hari dengan didampingi suaminya di sisinya di rumah sakit. Zapata mengalami KO di ronde keempat dalam pertarungan tinju wanita GYM Gala International Boxing melawan petinju Kanada Marie-Pier Houle pada Sabtu malam lalu.
Zapata mulai kejang beberapa saat kemudian dan segera dibawa ke rumah sakit. Dokter memvonis petinju itu dalam keadaan koma yang diinduksi secara medis, meskipun dia akhirnya meninggal dengan suaminya di sisinya.
Baca Juga: Petinju 18 Tahun Kritis Usai Kejang-kejang dan Ambruk di Ring
Promotor acara tersebut, Groupe Yvon Michel, mengumumkan meninggalnya Zapata pada hari Kamis. Sebuah pernyataan berbunyi: ''Dengan sangat sedih kami mengetahui dari perwakilan keluarganya bahwa Jeannette Zacarias Zapata meninggal sore ini pada pukul 15:45.''
"Seluruh tim di tim Groupe Yvon Michel sangat sedih dengan pengumuman yang menyakitkan ini. Kami ingin menyampaikan belasungkawa yang paling tulus kepada keluarganya, orang-orang terkasih, teman-teman dan terutama suaminya, Jovianni Martinez, yang berada di samping tempat tidurnya sampai saat-saat terakhirnya.''
Zapata mulai kejang beberapa saat kemudian dan segera dibawa ke rumah sakit. Dokter memvonis petinju itu dalam keadaan koma yang diinduksi secara medis, meskipun dia akhirnya meninggal dengan suaminya di sisinya.
Baca Juga: Petinju 18 Tahun Kritis Usai Kejang-kejang dan Ambruk di Ring
Promotor acara tersebut, Groupe Yvon Michel, mengumumkan meninggalnya Zapata pada hari Kamis. Sebuah pernyataan berbunyi: ''Dengan sangat sedih kami mengetahui dari perwakilan keluarganya bahwa Jeannette Zacarias Zapata meninggal sore ini pada pukul 15:45.''
"Seluruh tim di tim Groupe Yvon Michel sangat sedih dengan pengumuman yang menyakitkan ini. Kami ingin menyampaikan belasungkawa yang paling tulus kepada keluarganya, orang-orang terkasih, teman-teman dan terutama suaminya, Jovianni Martinez, yang berada di samping tempat tidurnya sampai saat-saat terakhirnya.''
Lihat Juga :