Kisah Pilu Manny Pacquiao Jadi Penjudi, Pemabuk, Ingin Bunuh Diri
Selasa, 21 September 2021 - 09:09 WIB
loading...
Kisah Pilu Manny Pacquiao Jadi Penjudi, Pemabuk, Ingin Bunuh Diri/The Sun
A
A
A
Kisah pilu Manny Pacquiao yang penuh dosa membuatnya dilanda frustrasi berat hingga ingin bunuh diri sebelum bertobat dari dosa main wanita, penjudi, dan mabuk-mabukan. Pacquiao blak-blakan membeber masa lalunya yang kelam sampai nyaris mengakhiri hidupnya sendiri.
Pacquiao mengungkapkan masa lalunya dalam sebuah wawancara terbuka setelah mengumumkan secara resmi mencalonkan diri sebagai Presiden Filipina tahun depan. Legenda tinju Filipina yang berusia 42 tahun itu, mengungkapkan momen dirinya pernah merasa 'kecil' dan 'sendirian' hinga mempertimbangkan untuk bunuh diri.
Baca Juga: Kemarahan Raja Baru PSG Lionel Messi dan Cemoohan Mbappe
Pacquiao adalah salah satu petinju terbaik sepanjang masa dan dipuja oleh penggemar di seluruh dunia. Namun, semua itu menjadi beban bagi Pacman dengan mengingat masa lalunya. Berbicara kepada ToniTalks tentang iman Kristennya, Pacquiao berkata: "Saya sendirian di kamar saya di Amerika untuk bertarung. Saya sedang membaca buku yang berjudul Kehidupan yang Didorong oleh Tujuan dan saya juga akan membaca Alkitab.''
"Saya merasa ingin mengakhiri hidup saya saat itu karena saya bertobat atas dosa-dosa saya. Saya sendirian di kamar saya dan saya menangis tak terkendali.''
"Saya bertanya pada diri sendiri apa yang harus saya lakukan. 'Tuhan, apakah saya tidak layak?' Jika saya bisa memutar kembali waktu dan membatalkan semua yang telah saya lakukan terhadap Anda."
Mantan juara dunia tinju itu melanjutkan: "Dulu saya main wanita, pemabuk, penjudi - semua itu. Dan kata-kata yang keluar dari mulut saya adalah niat buruk. Saya merasa kecil. Saya berlutut, menghadap ke tanah, saat saya sendirian.''
Pacquiao mengungkapkan masa lalunya dalam sebuah wawancara terbuka setelah mengumumkan secara resmi mencalonkan diri sebagai Presiden Filipina tahun depan. Legenda tinju Filipina yang berusia 42 tahun itu, mengungkapkan momen dirinya pernah merasa 'kecil' dan 'sendirian' hinga mempertimbangkan untuk bunuh diri.
Baca Juga: Kemarahan Raja Baru PSG Lionel Messi dan Cemoohan Mbappe
Pacquiao adalah salah satu petinju terbaik sepanjang masa dan dipuja oleh penggemar di seluruh dunia. Namun, semua itu menjadi beban bagi Pacman dengan mengingat masa lalunya. Berbicara kepada ToniTalks tentang iman Kristennya, Pacquiao berkata: "Saya sendirian di kamar saya di Amerika untuk bertarung. Saya sedang membaca buku yang berjudul Kehidupan yang Didorong oleh Tujuan dan saya juga akan membaca Alkitab.''
"Saya merasa ingin mengakhiri hidup saya saat itu karena saya bertobat atas dosa-dosa saya. Saya sendirian di kamar saya dan saya menangis tak terkendali.''
"Saya bertanya pada diri sendiri apa yang harus saya lakukan. 'Tuhan, apakah saya tidak layak?' Jika saya bisa memutar kembali waktu dan membatalkan semua yang telah saya lakukan terhadap Anda."
Mantan juara dunia tinju itu melanjutkan: "Dulu saya main wanita, pemabuk, penjudi - semua itu. Dan kata-kata yang keluar dari mulut saya adalah niat buruk. Saya merasa kecil. Saya berlutut, menghadap ke tanah, saat saya sendirian.''
Lihat Juga :