Oleksandr Usyk si Miskin Menjelma Jadi Juara Kelas Berat Miliuner
Selasa, 28 September 2021 - 12:21 WIB
loading...
A
A
A
"Sepak bola menuntut biaya yang sangat serius. Dan dua atau tiga ratus hryvnia adalah jumlah yang cukup besar bagi orang tua saya. Tinju lebih sederhana, lebih ramah. Pelatih memberi saya sarung tangannya, istrinya menjahitnya menjadi bentuk yang tepat.
Satu-satunya hal yang menghabiskan uang ibuku adalah tiket perjalanan,''paparnya.
![Oleksandr Usyk si Miskin Menjelma Jadi Juara Kelas Berat Miliuner]()
Perjalanan Oleksandr Usyk menjadi juara dunia Kelas Penjelajah
Usyk juga pernah menjadi penjual buah dan buruh tani demi mempertahankan hidupnya. Ya, dia juga pernah menjadi penggembala ternak di sebuah peternakan dan menjual aprikot dan es krim sebelum menjadi petinju. Semua itu dilakukannya untuk membantu mereka tetap bertahan hdiup.
Hidupnya mulai berubah ketika pada tahun 2006, Usyk menunjukkan bakat tinjunya dengan mencapai semifinal Kejuaraan Eropa. Dua tahun kemudian, dia menang di Strandja Cup di Bulgaria, sebuah event yang menentukan siapa yang memenuhi syarat untuk bersaing di Olimpiade.
Namun, baru pada tahun 2012 puncak kejayaan karier amatirnya mendorongnya menuju ketenaran internasional. Usyk memenangkan medali emas di Olimpiade London 2012, mengalahkan Artur Beterbiev, Tervel Pulev dan Clemente Russo dari Italia. Di tahun yang sama dia memenangi kejuaraan dunia.
Petinju kidal dengan tinggi 187 cm itu kemudian akan menggantung sarung tinju amatirnya dengan rekor mengesankan 335 kemenangan dan hanya 15 kekalahan. Setelah berjaya di amatir, Usyk mulai promosi ke profesional.
Satu-satunya hal yang menghabiskan uang ibuku adalah tiket perjalanan,''paparnya.

Perjalanan Oleksandr Usyk menjadi juara dunia Kelas Penjelajah
Usyk juga pernah menjadi penjual buah dan buruh tani demi mempertahankan hidupnya. Ya, dia juga pernah menjadi penggembala ternak di sebuah peternakan dan menjual aprikot dan es krim sebelum menjadi petinju. Semua itu dilakukannya untuk membantu mereka tetap bertahan hdiup.
Hidupnya mulai berubah ketika pada tahun 2006, Usyk menunjukkan bakat tinjunya dengan mencapai semifinal Kejuaraan Eropa. Dua tahun kemudian, dia menang di Strandja Cup di Bulgaria, sebuah event yang menentukan siapa yang memenuhi syarat untuk bersaing di Olimpiade.
Namun, baru pada tahun 2012 puncak kejayaan karier amatirnya mendorongnya menuju ketenaran internasional. Usyk memenangkan medali emas di Olimpiade London 2012, mengalahkan Artur Beterbiev, Tervel Pulev dan Clemente Russo dari Italia. Di tahun yang sama dia memenangi kejuaraan dunia.
Petinju kidal dengan tinggi 187 cm itu kemudian akan menggantung sarung tinju amatirnya dengan rekor mengesankan 335 kemenangan dan hanya 15 kekalahan. Setelah berjaya di amatir, Usyk mulai promosi ke profesional.
Lihat Juga :