Kompetisi Akan Bergulir, Klub Liga Spanyol Ditunggu Jadwal Padat
Selasa, 02 Juni 2020 - 11:31 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, Tebas juga mengatakan kompetisi musim 2020/2021 diharapkan akan berjalan pada 12 September mendatang dengan mempertimbangkan Piala Eropa yang berlangsung tahun depan. "Kami tahu ada tim yang terlibat dalam kompetisi Eropa. Tapi, penting bahwa kompetisi dimulai kemudian mengingat pada akhirnya ada Piala Eropa," tandas Tebas.
Sementara itu, pengakuan Pelatih Atalanta Gian Piero Gasperini kepada surat kabar La Gazzetta dello Sport, Sabtu (30/5), membuat klub Valencia kecewa. Mereka sangat menyayangkan ketidakterbukaan Gasperini yang justru membuat banyak orang berada dalam bahaya. “Valencia CF ingin mengungkapkan secara terbuka keterkejutan kami atas komentar yang dibuat Pelatih Atalanta Gian Piero Gasperini,” ujar pernyataan resmi Valencia. (Baca juga: Klausul Keluar dari Barcelona Sudah Kedaluwarsa, Messi Bisa Hengkang Gratis)
Entah kebetulan atau tidak, setelah menghadapi Atalanta, Valencia mendapati skuadnya terkena Covid-19. Pada 17 Maret lalu, Los Che mengonfirmasi sekitar 35% anggota tim terpapar virus tersebut. “Dia menyadari gejala yang secara teoritis kompatibel dengan gejala Covid-19, tanpa mengambil tindakan pencegahan. Tindakan seperti itu akan membahayakan banyak orang selama perjalanan ke dan tinggal di Valencia,” sebut pernyataan tersebut.
Gasperini, seperti pengakuannya, mengatakan tidak merasa sehat sehari sebelum dan selama pertandingan leg kedua babak 16 Liga Champions melawan Valencia pada 10 Maret lalu. Hanya, karena saat itu tidak demam, dia tidak memenuhi syarat tes Covid-19.
Setelah dilakukan tes darah beberapa hari lalu, Gasperini mendapati dirinya memiliki antibodi. Artinya, dia pernah mengidap virus tanpa disertai gejala dan sekarang sudah pulih. (Alimansyah)
Sementara itu, pengakuan Pelatih Atalanta Gian Piero Gasperini kepada surat kabar La Gazzetta dello Sport, Sabtu (30/5), membuat klub Valencia kecewa. Mereka sangat menyayangkan ketidakterbukaan Gasperini yang justru membuat banyak orang berada dalam bahaya. “Valencia CF ingin mengungkapkan secara terbuka keterkejutan kami atas komentar yang dibuat Pelatih Atalanta Gian Piero Gasperini,” ujar pernyataan resmi Valencia. (Baca juga: Klausul Keluar dari Barcelona Sudah Kedaluwarsa, Messi Bisa Hengkang Gratis)
Entah kebetulan atau tidak, setelah menghadapi Atalanta, Valencia mendapati skuadnya terkena Covid-19. Pada 17 Maret lalu, Los Che mengonfirmasi sekitar 35% anggota tim terpapar virus tersebut. “Dia menyadari gejala yang secara teoritis kompatibel dengan gejala Covid-19, tanpa mengambil tindakan pencegahan. Tindakan seperti itu akan membahayakan banyak orang selama perjalanan ke dan tinggal di Valencia,” sebut pernyataan tersebut.
Gasperini, seperti pengakuannya, mengatakan tidak merasa sehat sehari sebelum dan selama pertandingan leg kedua babak 16 Liga Champions melawan Valencia pada 10 Maret lalu. Hanya, karena saat itu tidak demam, dia tidak memenuhi syarat tes Covid-19.
Setelah dilakukan tes darah beberapa hari lalu, Gasperini mendapati dirinya memiliki antibodi. Artinya, dia pernah mengidap virus tanpa disertai gejala dan sekarang sudah pulih. (Alimansyah)
(ysw)
Lihat Juga :