Terlalu Lama di 'Lockdown', Simona Halep Khawatir Performa Menurun
Selasa, 02 Juni 2020 - 12:29 WIB
loading...
Simona Halep. Foto/WTA Tenis
A
A
A
CONSTANTA - Penurunan performa akibat penangguhan kompetisi menjadi salah satu kekhawatiran petenis di tengah pandemi virus corona. Absen dari lapangan dan meminimalisasi aktivitas luar ruang sejak Maret lalu berpotensi berdampak pada permainan ketika tur tenis kembali dilanjutkan yang dijadwalkan pada musim panas tahun ini.
Kekhawatiran ini diungkapkan Simona Halep. Petenis asal Rumania itu mengaku khawatir tidak mampu menunjukkan permainan terbaik lantaran menjalani istirahat panjang akibat penerapan pembatasan sosial menyusul merebaknya virus corona. Padahal, dia tengah berjuang mengembalikan performa.
Kekhawatiran Halep cukup beralasan. Dia belum melakoni pertandingan kompetitif sejak memenangkan gelar di Dubai pada Februari lalu. Hal ini dikarenakan semua turnamen tenis telah ditangguhkan atau dibatalkan sejak virus yang juga biasa disebut Covid-19 itu merebak ke seluruh dunia pada Maret lalu. Organisasi tenis berharap turnamen bisa kembali digelar pada musim panas tahun ini. (Baca: Koleksi Jam Tangan Mewah Riyad Mahrez Raib Digondol Maling)
Meski begitu, tanda-tanda untuk kembali melanjutkan tur tenis memang belum jelas dan tak ada tanggal yang pasti kapan petenis dunia bisa kembali bermain secara kompetitif. Bahkan, beberapa turnamen yang tertunda juga belum ada kepastian, termasuk jadwal Amerika Serikat Terbuka yang akan diumumkan digelar atau tidak pada bulan depan.
Halep yang menghabiskan masa lockdown di Rumania menyatakan akan butuh kerja keras ketika kembali beraksi akibat kurang melakoni pertandingan. Dia belum merasakan bermain kembali di atas lapangan sejak Februari. Sementara beberapa rivalnya sudah berpartisipasi dalam turnamen domestik.
Baik Petra Kvitova maupun Karolina Pliskova melakoni turnamen di Republik Ceko, sedangkan Elina Svitolina dijadwalkan akan bermain di Berlin pada Juli mendatang tanpa kehadiran penonton. Sementara Halep belum mengumumkan kepada publik apakah akan melakoni turnamen seperti itu. Padahal, itu sangat penting selama WTA Tour ditangguhkan sampai 12 Juli mendatang.
“Jeda terpanjang saya sebelum masa lockdown sekitar 3-4 pekan dan kembali berkompetisi sangat menyulitkan bagi saya. Anda kehilangan kecepatan, fokus, lalu secara fisik, jika berdiam diri selama satu pekan penuh, seperti kehilangan setengah musim. Saya tidak tahu apa yang dilakukan petenis lain di masa seperti ini. Mungkin, ada beberapa yang berlatih dengan berlari dan mungkin melatih kekuatan. Saya tidak tahu. Saya tidak bisa berasumsi," kata Halep, dilansir tenis365.
Kekhawatiran ini diungkapkan Simona Halep. Petenis asal Rumania itu mengaku khawatir tidak mampu menunjukkan permainan terbaik lantaran menjalani istirahat panjang akibat penerapan pembatasan sosial menyusul merebaknya virus corona. Padahal, dia tengah berjuang mengembalikan performa.
Kekhawatiran Halep cukup beralasan. Dia belum melakoni pertandingan kompetitif sejak memenangkan gelar di Dubai pada Februari lalu. Hal ini dikarenakan semua turnamen tenis telah ditangguhkan atau dibatalkan sejak virus yang juga biasa disebut Covid-19 itu merebak ke seluruh dunia pada Maret lalu. Organisasi tenis berharap turnamen bisa kembali digelar pada musim panas tahun ini. (Baca: Koleksi Jam Tangan Mewah Riyad Mahrez Raib Digondol Maling)
Meski begitu, tanda-tanda untuk kembali melanjutkan tur tenis memang belum jelas dan tak ada tanggal yang pasti kapan petenis dunia bisa kembali bermain secara kompetitif. Bahkan, beberapa turnamen yang tertunda juga belum ada kepastian, termasuk jadwal Amerika Serikat Terbuka yang akan diumumkan digelar atau tidak pada bulan depan.
Halep yang menghabiskan masa lockdown di Rumania menyatakan akan butuh kerja keras ketika kembali beraksi akibat kurang melakoni pertandingan. Dia belum merasakan bermain kembali di atas lapangan sejak Februari. Sementara beberapa rivalnya sudah berpartisipasi dalam turnamen domestik.
Baik Petra Kvitova maupun Karolina Pliskova melakoni turnamen di Republik Ceko, sedangkan Elina Svitolina dijadwalkan akan bermain di Berlin pada Juli mendatang tanpa kehadiran penonton. Sementara Halep belum mengumumkan kepada publik apakah akan melakoni turnamen seperti itu. Padahal, itu sangat penting selama WTA Tour ditangguhkan sampai 12 Juli mendatang.
“Jeda terpanjang saya sebelum masa lockdown sekitar 3-4 pekan dan kembali berkompetisi sangat menyulitkan bagi saya. Anda kehilangan kecepatan, fokus, lalu secara fisik, jika berdiam diri selama satu pekan penuh, seperti kehilangan setengah musim. Saya tidak tahu apa yang dilakukan petenis lain di masa seperti ini. Mungkin, ada beberapa yang berlatih dengan berlari dan mungkin melatih kekuatan. Saya tidak tahu. Saya tidak bisa berasumsi," kata Halep, dilansir tenis365.
Lihat Juga :