Terlalu Lama di 'Lockdown', Simona Halep Khawatir Performa Menurun
Selasa, 02 Juni 2020 - 12:29 WIB
loading...
A
A
A
Halep mengakui jika kembali berkompetisi akan sedikit menyulitkannya sebelum bermain di atas lapangan. Menurutnya, itu akan sangat berpengaruh karena dirinya belum melakoni pertandingan satu pun. Meski bisa berlatih selama lima jam per hari selama satu musim, jika tidak melakoni pertandingan resmi, dia yakin akan mendapatkan hasil sangat buruk. (Baca: Incar Pariwisata Medis, Thailand Kembangkan Vaksin Covid-19)
Terlepas dari kekhawatirannya ini, waktu selama menepi dari dunia tenis membuat Halep mengapresiasi banyak hal yang biasanya tidak pernah dia lakukan karena tidak memiliki cukup waktu. Pengoleksi dua gelar Grand Slam ini mengaku mendapatkan banyak pelajaran masa isolasi selama hampir tiga bulan.
“Hal itu terjadi kepada saya untuk mengubah sesuatu dalam hidup agar bisa berkembang secara emosional. Begitu pun dengan sisi kepribadian. Fakta bahwa saya telah melakukan lockdown selama enam musim telah membantu saya menjadi petenis peringkat 1 dunia," ucap Halep.
Sebelumnya, petenis top asal Spanyol Rafael Nadal juga merasa hal yang sama selama menjalani masa isolasi mandiri di kediamannya. Tak ada kepastian sampai kapan turnamen tenis bisa dimulai. Apalagi, pengoleksi 19 gelar Grand Slam ini merasa latihan di rumah kurang efisien dibandingkan berada di lapangan.
“Secara pribadi, ada kekhawatiran tersendiri karena tubuh kami tak melakukan aktivitas secara drastis. Akan sulit untuk kembali aktif. Saya berusaha positif dan yakin keadaan bisa pulih,” kata Nadal, kepada Marca. (Raikhul Amar)
Terlepas dari kekhawatirannya ini, waktu selama menepi dari dunia tenis membuat Halep mengapresiasi banyak hal yang biasanya tidak pernah dia lakukan karena tidak memiliki cukup waktu. Pengoleksi dua gelar Grand Slam ini mengaku mendapatkan banyak pelajaran masa isolasi selama hampir tiga bulan.
“Hal itu terjadi kepada saya untuk mengubah sesuatu dalam hidup agar bisa berkembang secara emosional. Begitu pun dengan sisi kepribadian. Fakta bahwa saya telah melakukan lockdown selama enam musim telah membantu saya menjadi petenis peringkat 1 dunia," ucap Halep.
Sebelumnya, petenis top asal Spanyol Rafael Nadal juga merasa hal yang sama selama menjalani masa isolasi mandiri di kediamannya. Tak ada kepastian sampai kapan turnamen tenis bisa dimulai. Apalagi, pengoleksi 19 gelar Grand Slam ini merasa latihan di rumah kurang efisien dibandingkan berada di lapangan.
“Secara pribadi, ada kekhawatiran tersendiri karena tubuh kami tak melakukan aktivitas secara drastis. Akan sulit untuk kembali aktif. Saya berusaha positif dan yakin keadaan bisa pulih,” kata Nadal, kepada Marca. (Raikhul Amar)
(ysw)
Lihat Juga :