Joshua Satu-Satunya Petinju yang Memiliki Senjata Penghancur Fury
Rabu, 22 April 2020 - 04:04 WIB
loading...
Mantan juara kelas berat dan penjelajah David Haye memandang Anthony Joshua bisa runtuhkan Tyson Fury/Foto/talkSPORT
A
A
A
LONDON - Mantan juara kelas berat dan penjelajah David Haye memandang Anthony Joshua sebagai satu-satunya petinju di divisi kelas berat, setidaknya untuk saat ini, yang mampu menggulingkan Tyson Fury.
Fury sukses merebut gelar kelas berat WBC setelah menjatuhkan Deontay Wilder dua kali dan menghentikannya di ronde ketujuh di MGM Grand, Las Vegas, AS, pada Februari 2020. Sekitar 14 bulan sebelumnya, mereka bertarung sebanyak 12 ronde dengan hasil imbang kontroversial di Staples Center, Los Angeles.
Sedangkan Joshua merasakan kekalahan untuk pertama kalinya pada Juni 2019, ketika dia dihentikan Andy Ruiz Jr pada ronde ketujuh. Namun, Joshua membalas kekalahannya pada Desember tahun yang sama, ketika dia mendominasi Ruiz Jr sepanjang 12 ronde dengan keputusan bulat untuk merebut kembali gelar dunia IBF, IBO, WBA, dan WBO-nya.
Joshua dan Fury ingin saling berhadapan, tetapi mereka memiliki kewajiban lain untuk dihadapi. Fury menunggu pertarungan ketiga melawan Wilder, yang kemungkinan digelar bulan Oktober.
Sedangkan Joshua harus membuat pertahanan wajib menghadapi Kubrat Pulev, yang mungkin dilaksanakan bulan Juli.
"Saya pikir satu-satunya orang yang memiliki persenjataan, skill, atletis, hidup bersih, pengetahuan, pengalaman, untuk memiliki kesempatan mengalahkan Fury saat ini adalah Anthony Joshua," kata Haye kepada Boxing Social dilansir boxingscene.
"Saya pikir Joshua satu-satunya orang, jika Anda seorang petaruh, jika ada yang punya kesempatan, mereka akan menaruh (uang mereka) pada Joshua. Jadi, dialah satu-satunya petinju yang memiliki alat untuk melakukannya."
Fury sukses merebut gelar kelas berat WBC setelah menjatuhkan Deontay Wilder dua kali dan menghentikannya di ronde ketujuh di MGM Grand, Las Vegas, AS, pada Februari 2020. Sekitar 14 bulan sebelumnya, mereka bertarung sebanyak 12 ronde dengan hasil imbang kontroversial di Staples Center, Los Angeles.
Sedangkan Joshua merasakan kekalahan untuk pertama kalinya pada Juni 2019, ketika dia dihentikan Andy Ruiz Jr pada ronde ketujuh. Namun, Joshua membalas kekalahannya pada Desember tahun yang sama, ketika dia mendominasi Ruiz Jr sepanjang 12 ronde dengan keputusan bulat untuk merebut kembali gelar dunia IBF, IBO, WBA, dan WBO-nya.
Joshua dan Fury ingin saling berhadapan, tetapi mereka memiliki kewajiban lain untuk dihadapi. Fury menunggu pertarungan ketiga melawan Wilder, yang kemungkinan digelar bulan Oktober.
Sedangkan Joshua harus membuat pertahanan wajib menghadapi Kubrat Pulev, yang mungkin dilaksanakan bulan Juli.
"Saya pikir satu-satunya orang yang memiliki persenjataan, skill, atletis, hidup bersih, pengetahuan, pengalaman, untuk memiliki kesempatan mengalahkan Fury saat ini adalah Anthony Joshua," kata Haye kepada Boxing Social dilansir boxingscene.
"Saya pikir Joshua satu-satunya orang, jika Anda seorang petaruh, jika ada yang punya kesempatan, mereka akan menaruh (uang mereka) pada Joshua. Jadi, dialah satu-satunya petinju yang memiliki alat untuk melakukannya."
Lihat Juga :