Indonesia Tak Patuh Program Anti-doping, Bisa Bernasib Seperti Rusia di Olimpiade?

Jum'at, 08 Oktober 2021 - 15:01 WIB
loading...
Indonesia Tak Patuh...
Kantor Badan Anti-doping Dunia (WADA). Foto: boxscorenews.com
A A A
JAKARTA - Kabar tak enak datang setelah Badan Anti-Doping Dunia ( WADA ) menyatakan Indonesia tidak patuh dalam menerapkan program pengujian yang efektif. Selain terancam tak bisa jadi tuan rumah di ajang olahraga internasional, bisa saja nasib Indonesia serupa Rusia.

Ya, Indonesia bersama Thailand dan Korea Utara dinyatakan tidak patuh program tersebut pada Jumat (8/10/2021). Padahal hal itu merupakan syarat suatu negara untuk dapat menjadi tuan rumah di ajang internasional.



Beberapa ajang besar olahraga yang sempat diwacanakan digelar di Indonesia pun terancam gagal. Katakanlah seperti Piala Dunia U-20 2023, MotoGP 2022, Formula E, Piala Dunia Bola Basket FIBA, dll.

Baca Juga: Vonis Ringan Kasus Doping Rusia Kekalahan bagi Dunia Olahraga

Lebih dari itu, ternyata Indonesia bisa saja kehilangan identitasnya dalam beberapa ajang olahraga ketika digelar di luar negeri. Hal itu serupa dengan yang diterima Rusia terutama dalam ajang Olimpiade Tokyo 2020 lalu.

Ya, Rusia tidak menggunakan nama asli negaranya di ajang itu dan diganti dengan sebutan Komite Olimpiade Rusia (ROC). Mereka pun tidak diizinkan menyanyikan lagu kebangsaan dan mengibarkan bendera asli negaranya tersebut.

Hal itu merupakan imbas dari larangan berpartisipasi dalam semua acara olahraga besar selama dua tahun oleh Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Sanksi ini merupakan pengurangan dua tahun dari yang sebenarnya empat tahun dari WADA.

Rusia disanksi karena badan anti-doping negara tersebut (Rusada) dinyatakan tidak patuh lantaran memanipulasi data laboratorium. Meski berbeda dari segi konteks kasusnya, namun hal ini menunjukkan ketegasan WADA yang tanpa toleransi terkait permasalahan doping.

Hal itu juga menjadi sanksi paling parah yang diberlakukan kepada sebuah negara dalam ajang olahraga. Meski begitu, atlet-atlet masih diizinkan bermain meski di bawah bendera netral.

Setidaknya nama Rusia tidak akan muncul dalam beberapa ajang bergengsi dunia ke depan termasuk Piala Dunia 2022 di Qatar. Tentu ini tidak boleh terjadi untuk Indonesia yang banyak ajang bergengsi di beberapa tahun ke depan.

Sampai berita ini dibuat, timMNC Portal Indonesia tengah menunggu tanggapan dari otoritas olahraga dalam negeri seperti Kemenpora, Ketua KOI, dan sejumlah pemimpin cabang olahraga. Menarik menunggu langkah apa yang akan diambil Indonesia.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Taklimat Presiden, Semangat...
Taklimat Presiden, Semangat Sumpah Pemuda Energi Baru Prestasi Olahraga Indonesia di Tengah Konflik Global
Menpora Apresiasi Youth...
Menpora Apresiasi Youth Football Tournament Bali 7s 2026 Jadi Ajang Pembinaan Bakat dan Pengembangan Sport Tourism
Menpora Erick Thohir...
Menpora Erick Thohir Dorong Peran Perempuan dan Pemimpin Muda di Kemenpora
Menpora Lantik Gustri...
Menpora Lantik Gustri Oktaviandi Jadi Dirut LPUK, Tekankan Pengelolaan Aset Secara Profesional
Menpora Erick Lantik...
Menpora Erick Lantik Pejabat Tinggi Kemenpora, Rotasi Jabatan Bentuk Komitmen Transformasi
Bonus ASEAN Para Games...
Bonus ASEAN Para Games 2025 Cair, Atlet Para Angkat Berat Mabruk Arib Dzaky Ucapkan Terima Kasih ke Pemerintah
Dukung Atlet Berprestasi,...
Dukung Atlet Berprestasi, Kemendikti dan Kemenpora Bahas Kolaborasi Beasiswa
Kemenpora Soroti Peran...
Kemenpora Soroti Peran 66,8 Juta Pemuda Lewat Forum Pelajar SDGs Batch 3
Kemenpora dan FAO Sepakati...
Kemenpora dan FAO Sepakati Pemberdayaan Anak Muda
Special Bola
Prediksi Skor Timnas...
Bola Dunia
Prediksi Skor Timnas Swiss vs Bosnia-Herzegovina di Piala Dunia 2026: Berebut Kemenangan Usai Hasil Imbang
Roberto Martinez: Tak...
Bola Dunia
Roberto Martinez: Tak Masuk Akal Ganti Cristiano Ronaldo di Laga Timnas Portugal vs Kongo!
Timnas Portugal Sengaja...
Bola Dunia
Timnas Portugal Sengaja Imbang Lawan Kongo agar Tak Bertemu Argentina di Perempatfinal Piala Dunia 2026?
Rekomendasi
Biar Anak Nyaman ke...
Biar Anak Nyaman ke Dokter Gigi, Medikids Serpong Hadirkan Beragam Fasilitas
Perselingkuhan Membuka...
Perselingkuhan Membuka Rahasia Kelam Seorang Polisi di Microdrama V+Short The Next Door Detective
Polda Metro Jaya Terjunkan...
Polda Metro Jaya Terjunkan 4.131 Personel Kawal Demo di Jakarta Hari Ini
Berita Terkini
Rahasia Emblem Emas...
Rahasia Emblem Emas Harry Kane di Jersey Piala Dunia 2026
YouTuber Korea Korban...
YouTuber Korea Korban Rasis Dapat Undangan Istimewa FIFA
Roberto Martinez: Tak...
Roberto Martinez: Tak Masuk Akal Tarik Ronaldo saat Portugal Butuh Gol
1,2 Juta Suporter Datang,...
1,2 Juta Suporter Datang, NYPD Khawatir Perdagangan Seks Meledak di Piala Dunia 2026
Kisah Yoane Wissa: Hampir...
Kisah Yoane Wissa: Hampir Buta dan Gol Bersejarah di Piala Dunia 2026
Kolombia Susah Payah...
Kolombia Susah Payah Tumbangkan Uzbekistan
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved