Pemain Sepak Bola Naturalisasi Timnas Indonesia Terbaik dan Berpengaruh
Sabtu, 09 Oktober 2021 - 08:28 WIB
loading...
A
A
A
Stefano Lilipaly
Stefano Lilipaly adalah pemain naturalisasi Indonesia yang berasal dari Belanda. Fano mendapatkan kesempatan debut di timnas Indonesia pada tahun 2013. Fano membuat 1 assist di laga debutnya melawan timnas Filipina.
Fano merupakan salah satu dari pemain Indonesia yang pernah merasakan atmosfer kompetisi Eropa. Fano tercatat pernah bermain di FC Utrecht saat masih di Belanda.
Baca Juga: Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2022, Paraguay vs Argentina: Mesiu Messi Mati
Fano memperkuat Almere City setelah lepas dari FC Utrecht dan mampu tampil 39 kali dan mencetak 2 gol.Fano pindah ke Jepang untuk bermain di Consadole Sapporo di tahun 2014. Di tahun yang sama, Fano pindah ke Persija Jakarta dan bermain di Liga Indonesia untuk pertama kali. Ia bergabung dengan SC Telstar di tahun 2015 dan kembali lagi ke Indonesia pada tahun 2017 memperkuat Bali United.
Di Bali United, Fano meraih runner up Liga Indonesia 2017 dan meraih runner up Piala Presiden 2018. Fano menjadi salah satu pemain terbaik yang menjadi bagian timnas Indonesia di Asian Games 2018.
Golnya melawan Uni Emirat Arab di menit terakhir waktu normal menjadi salah satu gol terbaiknya di timnas Indonesia.Fano berposisi sebagai second striker yang membuatnya leluasa bermain melebar dan ke depan.
Hal ini dimanfaatkan dengan baik oleh Luis Milla di Asian Games 2018 yang membuat para suporter timnas Indonesia menganggap timnas Indonesia Asian Games 2018 adalah timnas terbaik yang pernah mereka lihat sejak timnas Indonesia Piala AFF 2018.
Stefano Lilipaly adalah pemain naturalisasi Indonesia yang berasal dari Belanda. Fano mendapatkan kesempatan debut di timnas Indonesia pada tahun 2013. Fano membuat 1 assist di laga debutnya melawan timnas Filipina.
Fano merupakan salah satu dari pemain Indonesia yang pernah merasakan atmosfer kompetisi Eropa. Fano tercatat pernah bermain di FC Utrecht saat masih di Belanda.
Baca Juga: Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2022, Paraguay vs Argentina: Mesiu Messi Mati
Fano memperkuat Almere City setelah lepas dari FC Utrecht dan mampu tampil 39 kali dan mencetak 2 gol.Fano pindah ke Jepang untuk bermain di Consadole Sapporo di tahun 2014. Di tahun yang sama, Fano pindah ke Persija Jakarta dan bermain di Liga Indonesia untuk pertama kali. Ia bergabung dengan SC Telstar di tahun 2015 dan kembali lagi ke Indonesia pada tahun 2017 memperkuat Bali United.
Di Bali United, Fano meraih runner up Liga Indonesia 2017 dan meraih runner up Piala Presiden 2018. Fano menjadi salah satu pemain terbaik yang menjadi bagian timnas Indonesia di Asian Games 2018.
Golnya melawan Uni Emirat Arab di menit terakhir waktu normal menjadi salah satu gol terbaiknya di timnas Indonesia.Fano berposisi sebagai second striker yang membuatnya leluasa bermain melebar dan ke depan.
Hal ini dimanfaatkan dengan baik oleh Luis Milla di Asian Games 2018 yang membuat para suporter timnas Indonesia menganggap timnas Indonesia Asian Games 2018 adalah timnas terbaik yang pernah mereka lihat sejak timnas Indonesia Piala AFF 2018.
(aww)
Lihat Juga :