Tim Avintia Ducati Pecat Mekanik Gara-Gara Palsukan Tes PCR
Rabu, 20 Oktober 2021 - 21:05 WIB
loading...
Salah satu mekanik tim Avintia Ducati Esponsorama dipecat. Pemecatan ini dilakukan lantaran ia ketahuan memalsukan hasil tes PCR / Foto: Instagram Avintia Ducati Esponsorama
A
A
A
BOLOGNA - Salah satu mekanik tim Avintia Ducati Esponsorama dipecat. Pemecatan ini dilakukan lantaran ia ketahuan memalsukan hasil tes PCR.
Sejak pandemi Covid-19 melanda sejumlah negara di dunia, ada sejumlah persyaratan tertentu yang diberlakukan. Bukan hanya penggunaan masker saja, tes PCR pun menjadi sebuah keharusan ketika seseorang akan mengunjungi negara lain.
Inilah yang berlaku di MotoGP . Musim ini ajang kejuaraan grand prix itu digelar dengan sedikit berbeda. Pandemi covid-19 yang masih melanda dunia membuat Dorna selaku pihak penyelenggara memberlakukan protokol kesehatan yang ketat, salah satunya dengan sistem bubble.
BACA JUGA: Valentino Rossi Pensiun dari MotoGP Akhir Musim Ini, Bagnaia: Sulit Diterima!
Hal itu membuat setiap orang yang akan masuk ke paddock MotoGP harus menunjukkan hasil negatif dari tes PCR terlebih dahulu guna mencegah tersebarnya virus yang berasal dari Wuhan itu. Namun, salah satu mekanik Avintia malah melanggarnya dengan melampirkan hasil tes yang palsu.
Pada Selasa (19/10/2021), sang mekanik ketahuan memalsukan hasil tes PCR -nya di sebuah laboratorium di Quiron, Spanyol, yang dilakukannya satu hari sebelumnya. Dia melakukannya untuk bisa masuk ke paddock di MotoGP Emilia Romagna, akhir pekan ini. Setelah terbukti bersalah, mekanik yang tak disebutkan namanya itu langsung diberikan sanksi oleh International Race Teams Association (IRTA).
Dia dilarang untuk terlibat dalam dunia MotoGP hingga akhir tahun 2021. Menyikapi hukuman tersebut, Avintia langsung mengonfirmasi bahwa mereka telah menutup hubungan dengan anggota timnya yang sembrono itu.
Sejak pandemi Covid-19 melanda sejumlah negara di dunia, ada sejumlah persyaratan tertentu yang diberlakukan. Bukan hanya penggunaan masker saja, tes PCR pun menjadi sebuah keharusan ketika seseorang akan mengunjungi negara lain.
Inilah yang berlaku di MotoGP . Musim ini ajang kejuaraan grand prix itu digelar dengan sedikit berbeda. Pandemi covid-19 yang masih melanda dunia membuat Dorna selaku pihak penyelenggara memberlakukan protokol kesehatan yang ketat, salah satunya dengan sistem bubble.
BACA JUGA: Valentino Rossi Pensiun dari MotoGP Akhir Musim Ini, Bagnaia: Sulit Diterima!
Hal itu membuat setiap orang yang akan masuk ke paddock MotoGP harus menunjukkan hasil negatif dari tes PCR terlebih dahulu guna mencegah tersebarnya virus yang berasal dari Wuhan itu. Namun, salah satu mekanik Avintia malah melanggarnya dengan melampirkan hasil tes yang palsu.
Pada Selasa (19/10/2021), sang mekanik ketahuan memalsukan hasil tes PCR -nya di sebuah laboratorium di Quiron, Spanyol, yang dilakukannya satu hari sebelumnya. Dia melakukannya untuk bisa masuk ke paddock di MotoGP Emilia Romagna, akhir pekan ini. Setelah terbukti bersalah, mekanik yang tak disebutkan namanya itu langsung diberikan sanksi oleh International Race Teams Association (IRTA).
Dia dilarang untuk terlibat dalam dunia MotoGP hingga akhir tahun 2021. Menyikapi hukuman tersebut, Avintia langsung mengonfirmasi bahwa mereka telah menutup hubungan dengan anggota timnya yang sembrono itu.
Lihat Juga :