LADI Konfirmasi Dapat Undangan Rapat dari WADA untuk Selesaikan Sanksi

Rabu, 20 Oktober 2021 - 18:27 WIB
loading...
LADI Konfirmasi Dapat...
Menpora Zainudin Amali dan Menkeu Sri Mulyani, diundang rapat oleh WADA. Itu dimaksudkan untuk membahas sanksi yang diberikan kepada LADI. Foto: lembagaantidopingindonesia.org
A A A
JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali dan Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani, diundang rapat oleh Badan Anti-Dopping Dunia ( WADA ). Itu dimaksudkan untuk membahas sanksi yang diberikan kepada Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI).

Baca Juga: Sudah Minta Maaf, Politikus PDIP Ini Senewen Netizen Masih Bully Menpora

Beberapa waktu lalu Indonesia mendapatkan peringatan dari WADA karena program test doping dianggap tidak berjalan dengan baik.

Setelah itu, Menpora menjanjikan akan segera menangani kasus dan segera memenuhi semua persyaratan dari WADA agar tidak terkena sanksi.

Sanksi yang dimaksud adalah larangan untuk menggelar kejuaran-kejuaran olahraga baik dalam level nasional maupun internasional. Selain itu, juga ada larangan pengibaran bendera Merah-Putih di berbagai ajang olahraga dunia.

Namun, ternyata ada masalah lain yang muncul dari segi adminstratif yang belum selesai sejak 2019 lalu. Alhasil, LADI pun diberi sanksi oleh WADA dan membuat bendera Merah-Putih tidak dikibarkan saat Indonesia menjuarai Piala Thomas 2020.

Wakil Ketua LADI, Rheza Maulana, menyatakan bahwa pihaknya pada Rabu (20/10/2021) telah menerima surat undangan rapat dari WADA untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Selain LADI, sejumlah pihak terkait seperti Menpora, Menkeu, Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Komite Paralimpiade Nasional (NPC) juga diundang dalam rapat yang akan digelar pada Kamis (21/10/2021) itu.

“Saat ini kami baru mendapat surat dari WADA. Namun untuk hasilnya itu sedang kami bahas dengan pemerintah dimana besok akan dilakukan rapat besar antara WADA dan semua stakeholder terkait untuk membahas pending meters (hal-hal yang tertunda) yang ada,” kata Rheza saat dihubungi via telepon.

“Isi surat itu adalah tentang pembahasan pending meters secara menyeluruh terhadap seluruh stakeholders yang ada di Indonesia, termasuk KOI, KONI, Kementerian Keuangan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Rheza mengatakan bahwa saat ini LADI belum bisa merencanakan langkah-langkah selanjutnya untuk menangani kasus tersebut.

Namun, setelah rapat besar yang diadakan pada esok hari, pihaknya akan mengetahui apa saja yang dipermasalahkan oleh WADA sehingga mereka bisa menindaklanjuti dan menyelesaikan masalah-masalah itu.

“Jadi rapat besok adalah rapat besar karena yang diundang itu ada sejumlah kementerian dan lembaga terkait sehingga akan dibahas termasuk dari segi budgeting dan lain-lain," jelas Rheza.

"Nah dari situ baru kita bisa mengetahui apa saja yang jadi masalah bagi WADA, mungkin ada list baru atau ada list yang sudah selesai, baru setelah itu kita bisa menindak lanjuti untuk menyelesaikan masalah itu satu per satu,” lanjutnya.

Kemudian, ketika ditanya apakah LADI akan bisa menangani kasus tersebut dengan baik, Rheza menegaskan bahwa pihaknya akan mengusahakan agar semua pending meters bisa terselesaikan dengan mulus agar bisa diajukan ke WADA.

Baca Juga: Hasil Denmark Open 2021: Kalahkan Wakil India, Nita/Putri Tembus 16 Besar

“Kami usahakan agar semua pending meters bisa diselesaikan dengan baik agar bisa kita tembusi ke WADA,” pungkasnya.
(mirz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketum PB Akuatik Optimistis...
Ketum PB Akuatik Optimistis Skema Anggaran Pelatnas Multiyears Lahirkan Atlet Berprestasi
Taklimat Presiden, Semangat...
Taklimat Presiden, Semangat Sumpah Pemuda Energi Baru Prestasi Olahraga Indonesia di Tengah Konflik Global
Menpora Apresiasi Youth...
Menpora Apresiasi Youth Football Tournament Bali 7s 2026 Jadi Ajang Pembinaan Bakat dan Pengembangan Sport Tourism
Menpora Erick Thohir...
Menpora Erick Thohir Dorong Peran Perempuan dan Pemimpin Muda di Kemenpora
Menpora Lantik Gustri...
Menpora Lantik Gustri Oktaviandi Jadi Dirut LPUK, Tekankan Pengelolaan Aset Secara Profesional
Menpora Erick Lantik...
Menpora Erick Lantik Pejabat Tinggi Kemenpora, Rotasi Jabatan Bentuk Komitmen Transformasi
Bertemu Erick Thohir,...
Bertemu Erick Thohir, Rektor UI Akan Buka Prodi Manajemen Olahraga dan Beasiswa Atlet
Diisukan Dekat dengan...
Diisukan Dekat dengan Eks Menteri, Davina Karamoy: Harus Dibawa ke Jalur Hukum
Erick Thohir Minta Maaf...
Erick Thohir Minta Maaf ke Prabowo usai Timnas Gagal Lolos Piala Dunia 2026
Special Bola
Persija Jakarta Resmi...
Liga Indonesia
Persija Jakarta Resmi Datangkan Eks Persib Bandung Aqil Savik di Bursa Transfer Musim Panas 2026!
Bersiap Hadapi 4 Kompetisi,...
Liga Indonesia
Bersiap Hadapi 4 Kompetisi, Persib Bandung Buka Peluang Gelar TC di Luar Negeri
Piala Dunia 2026: Kisah...
Bola Dunia
Piala Dunia 2026: Kisah Heroik Yassine Bounou, Tepis Penalti Crysencio Summerville dengan Satu Tangan!
Rekomendasi
Polri Kini Punya 54...
Polri Kini Punya 54 Jenderal Baru pada 2026 usai Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat
Ayah Hadir, Indonesia...
Ayah Hadir, Indonesia Kuat: Melawan Fenomena Fatherless demi Generasi Emas 2045
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama The Extraordinary House of Broken Hearts Eksklusif di V+Short
Berita Terkini
Vladimir Petkovic Melawan...
Vladimir Petkovic Melawan Mantan
Jerman Tersingkir, Klopp...
Jerman Tersingkir, Klopp Masuk Radar Der Panzer
Gol Tah Dianulir VAR...
Gol Tah Dianulir VAR dan Jerman Tersingkir, Klopp: Kalau Begitu Arsenal Bukan Juara!
Tumbangkan Jerman, Paraguay...
Tumbangkan Jerman, Paraguay Rayakan dengan Libur Nasional
2 Kuda Hitam Curi Panggung,...
2 Kuda Hitam Curi Panggung, Piala Dunia 2026 Hadirkan Era Baru?
Belanda Tersingkir,...
Belanda Tersingkir, Rekor Bersejarah Berakhir
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved