Mantan Ketua LADI Klaim WADA Pernah Puji Kinerja Menpora Amali
Jum'at, 22 Oktober 2021 - 00:30 WIB
loading...
Mantan Ketua LADI Klaim WADA Pernah Puji Kinerja Menpora Amali. Foto: IST
A
A
A
JAKARTA - Ketua LADI Periode 2017-2020, Zaini Khadafi Saragih, mengatakan bahwa Presiden WADA Witold Banka pernah memuji kinerja Menpora Zainudin Amali atas dukungannya terhadap LADI. Pujian itu terlontar, kata Zaini, saat rapat secara teleconference antara WADA dari markasnya di Montreal, Kanada, dengan Menpora dan LADI dari Ruang Rapat Lantai 10 Graha Pemuda Senayan Jakarta Pusat, 6 Oktober 2020.
"Sebetulnya pas di bulan ini tepat setahun yang lalu itu teleconference dengan President WADA Mr Witold Banka dan waktu itu karena saya masih jadi Ketua mendampingi. Pada saat teleconference itu Mr Banka sangat bangga dengan Indonesia," ucap Zaini seperti dari situs resmi Kemenpora.
Baca Juga: Menpora Tegaskan Hasil Tes Doping PON Papua 2021 Siap Dikirim ke Qatar
"Beliau (President WADA Mr Banka) memberikan apresiasi kepada pemerintah khususnya Pak Menteri karena mendukung LADI selama kepengurusan kita empat tahun sehingga selama empat tahun itu kita complience, semua persyaratan terpenuhi, itu terjadi bulan Oktober 2020," tegasnya.
Bentuk dari kegembiraan orang tertinggi di Badan Anti-Doping Dunia itu dikisahkan dengan begitu mengalirnya pembicaraan, bahkan ada keinginan kuat bila tidak ada pandemi dapat bertatap muka langsung. Apalagi ketika diutarakan keinginan Indonesia untuk mendirikan Lab Anti-Doping sendiri sehingga memudahkan penanganan dan proses pelaporan ke WADA.
"Sebetulnya pas di bulan ini tepat setahun yang lalu itu teleconference dengan President WADA Mr Witold Banka dan waktu itu karena saya masih jadi Ketua mendampingi. Pada saat teleconference itu Mr Banka sangat bangga dengan Indonesia," ucap Zaini seperti dari situs resmi Kemenpora.
Baca Juga: Menpora Tegaskan Hasil Tes Doping PON Papua 2021 Siap Dikirim ke Qatar
"Beliau (President WADA Mr Banka) memberikan apresiasi kepada pemerintah khususnya Pak Menteri karena mendukung LADI selama kepengurusan kita empat tahun sehingga selama empat tahun itu kita complience, semua persyaratan terpenuhi, itu terjadi bulan Oktober 2020," tegasnya.
Bentuk dari kegembiraan orang tertinggi di Badan Anti-Doping Dunia itu dikisahkan dengan begitu mengalirnya pembicaraan, bahkan ada keinginan kuat bila tidak ada pandemi dapat bertatap muka langsung. Apalagi ketika diutarakan keinginan Indonesia untuk mendirikan Lab Anti-Doping sendiri sehingga memudahkan penanganan dan proses pelaporan ke WADA.
Lihat Juga :