Liga 1: Dibantai Arema FC 0-2, Pelatih Persiraja Sayangkan Kesalahan Pemainnya
Minggu, 24 Oktober 2021 - 06:30 WIB
loading...
Persiraja Banda Aceh tumbang 0-2 saat bentrok Arema FC di Liga 1 2021/2021. Ini membuat Harimau Banda-julukan Persiraja Banda Aceh-terancam terdegradasi. Foto: Avirista Midaada / MPI
A
A
A
SLEMAN - Persiraja Banda Aceh tumbang 0-2 saat bentrok Arema FC di Liga 1 2021/2021. Kekalahan ini membuat Harimau Banda-julukan Persiraja Banda Aceh-terus gagal meraih kemenangan dari enam laga terakhirnya.
Baca Juga: Hasil Liga Inggris Brighton vs Man City: The Citizens Mengamuk
Pelatih Persiraja, Hendri Susilo menyebut ini terjadi akibat kesalahan – kesalahan yang dilakukan pemainnya selama tampil di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (23/10/2021). Padahal, sebelum laga, dia terus mengingatkan anak asuhnya agar tidak melakukan blunder saat melawan Arema.
“Tetap masih kesalahan-kesalahan personal, ini masalahnya tapi saya pikir anak-anak sekuat tenaga telah melakukan yang terbaik, inilah hasilnya sepak bola,” ujar Hendri saat konferensi pers virtual.
Hendri kini harus mengevaluasi kembali timnya bila ingin keluar dari zona degradasi. Soalnya, dari delapan laga yang dilakoni, tim promosi itu hanya meraih satu menang dan sekali imbang, lalu sebanyak enam laga berakhir kekalahan.
“Saya pikir itu memang kesalahan personal sebetulnya, sebagai personal seharusnya tidak perlu, tidak ada pressure sama sekali, tapi dengan kesalahannya Murata di back pass ke belakang. Jadi tidak ada kawan justru ada lawan,” tuturnya.
Persiraja tumbang akibat gol Muhammad Rafli menit (4) dan Carlos Fortes (56). Tapi, pelatih berusia 55 tahun itu mengakui ada perkembangan positif dari pasukannya meski kalah.
Baca Juga: Hasil Liga Inggris Brighton vs Man City: The Citizens Mengamuk
Pelatih Persiraja, Hendri Susilo menyebut ini terjadi akibat kesalahan – kesalahan yang dilakukan pemainnya selama tampil di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (23/10/2021). Padahal, sebelum laga, dia terus mengingatkan anak asuhnya agar tidak melakukan blunder saat melawan Arema.
“Tetap masih kesalahan-kesalahan personal, ini masalahnya tapi saya pikir anak-anak sekuat tenaga telah melakukan yang terbaik, inilah hasilnya sepak bola,” ujar Hendri saat konferensi pers virtual.
Hendri kini harus mengevaluasi kembali timnya bila ingin keluar dari zona degradasi. Soalnya, dari delapan laga yang dilakoni, tim promosi itu hanya meraih satu menang dan sekali imbang, lalu sebanyak enam laga berakhir kekalahan.
“Saya pikir itu memang kesalahan personal sebetulnya, sebagai personal seharusnya tidak perlu, tidak ada pressure sama sekali, tapi dengan kesalahannya Murata di back pass ke belakang. Jadi tidak ada kawan justru ada lawan,” tuturnya.
Persiraja tumbang akibat gol Muhammad Rafli menit (4) dan Carlos Fortes (56). Tapi, pelatih berusia 55 tahun itu mengakui ada perkembangan positif dari pasukannya meski kalah.
Lihat Juga :