PBSI Ungkap Penyebab Kegagalan Pemain Indonesia Rebut Juara di Denmark Open 2021
Minggu, 24 Oktober 2021 - 18:02 WIB
loading...
A
A
A
Aryono menyatakan nantinya setiap pelatih dari masing-masing sektor akan lakukan evaluasi. Pria berusia 57 tahun itu juga tak menmapiik jika ada pola permainan yang tidak berkembang.
“Para pemain yang usai tampil di ajang perebutan Piala Sudirman di Finlandia dan Piala Thomas-Uber di Denmark, banyak yang mengalami kelelahan, sehingga permainannya tidak bisa tampil maksimal di turnamen Denmark Terbuka ini," Aryono menjelaskan, seperti dilansir dari rilis resmi PBSI, Minggu (24/10/2021).
"Tenaga dan stamina tidak cukup untuk kembali tampil maksimal di Denmark Terbuka yang juga melibatkan pemain top dunia.”
“Bahkan ada beberapa pemain mengalami cedera dan tidak mampu meneruskan pertandingan. Pemain seperti Anthony Ginting dan Jonatan Christie mengalami cedera yang sebenarnya didapat saat tampil di Piala Thomas sebelumnya. Mereka ngotot dan tampil habis-habisan di Piala Thomas karena motivasi untuk juara begitu besar, mengalahkan rasa sakitnya,” sambungnya.
“Selain itu, ada juga pemain yang dari segi permainannya di tengah lapangan, kurang berkembang. Mereka pun harus mengakui keunggulan lawan. Khusus pemain-pemain yang kurang bermain optimal ini, masing- masing pelatih yang akan mengevaluasi setiap sektornya,” pungkasnya.
“Para pemain yang usai tampil di ajang perebutan Piala Sudirman di Finlandia dan Piala Thomas-Uber di Denmark, banyak yang mengalami kelelahan, sehingga permainannya tidak bisa tampil maksimal di turnamen Denmark Terbuka ini," Aryono menjelaskan, seperti dilansir dari rilis resmi PBSI, Minggu (24/10/2021).
"Tenaga dan stamina tidak cukup untuk kembali tampil maksimal di Denmark Terbuka yang juga melibatkan pemain top dunia.”
“Bahkan ada beberapa pemain mengalami cedera dan tidak mampu meneruskan pertandingan. Pemain seperti Anthony Ginting dan Jonatan Christie mengalami cedera yang sebenarnya didapat saat tampil di Piala Thomas sebelumnya. Mereka ngotot dan tampil habis-habisan di Piala Thomas karena motivasi untuk juara begitu besar, mengalahkan rasa sakitnya,” sambungnya.
“Selain itu, ada juga pemain yang dari segi permainannya di tengah lapangan, kurang berkembang. Mereka pun harus mengakui keunggulan lawan. Khusus pemain-pemain yang kurang bermain optimal ini, masing- masing pelatih yang akan mengevaluasi setiap sektornya,” pungkasnya.
(sha)
Lihat Juga :