Liga Spanyol: Real Madrid Gagal Kalahkan Osasuna, Begini Pembelaan Ancelotti
Kamis, 28 Oktober 2021 - 13:05 WIB
loading...
Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti membeberkan penyebab kegagalan mengalahkan Osasuna di Liga Spanyol 2021/2022. Los Blancos hanya bermain 0-0. Foto: REUTERS/Juan Medina
A
A
A
MADRID - Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti membeberkan penyebab kegagalan mengalahkan Osasuna di Liga Spanyol 2021/2022. Lebih diunggulkan, Los Blancos hanya bermain 0-0 di Estadio Santiago Bernabeu, Kamis (28/10/2021).
Baca Juga: Liga Italia: Dikalahkan AS Roma, Cagliari Salahkan Wasit
Padahal dalam laga ini Madrid memiliki motivasi tinggi setelah menang di El Clasico kontra Barcelona pada akhir pekan lalu. Selain itu, tuan rumah lebih mendominasi pertandingan, dengan penguasaan bola hingga 75%.
Madrid juga melakukan total 17 tembakan, dimana tiga diantaranya mengarah ke gawang. Ini jauh lebih unggul dibanding Osasuna yang sama sekali tidak melakukan shoot-on-goal. Harusnya, Karim Benzema dkk yang menerapkan formasi 4-3-3 bisa meraih tiga poin.
Namun, kenyatannya mereka harus puas dengan hasil imbang. Meski menurunkan skuad terbaiknya, termasuk tiga penyerang sekaligus, Madrid tidak bisa menciptakan gol ke gawang Osasuna.
Ancelotti lalu menanggapi hasil ini. Dia menyoroti tambahan waktu di babak kedua yang dirasa kurang. Padahal pada momen itu, Madrid sedang gencar-gencarnya melakukan serangan untuk menciptakan gol. “Waktu yang ditambahkan di akhir pertandingan sepertinya sangat sedikit bagi saya,” kilahnya.
Ketika jadi tuan rumah, Madrid biasanya selalu bisa mengalahkan Osasuna. Namun, Ancelotti mengatakan kali ini cukup sulit karena lini depan tidak mampu memberi ancaman besar untuk lini pertahanan lawan.
Baca Juga: Liga Italia: Dikalahkan AS Roma, Cagliari Salahkan Wasit
Padahal dalam laga ini Madrid memiliki motivasi tinggi setelah menang di El Clasico kontra Barcelona pada akhir pekan lalu. Selain itu, tuan rumah lebih mendominasi pertandingan, dengan penguasaan bola hingga 75%.
Madrid juga melakukan total 17 tembakan, dimana tiga diantaranya mengarah ke gawang. Ini jauh lebih unggul dibanding Osasuna yang sama sekali tidak melakukan shoot-on-goal. Harusnya, Karim Benzema dkk yang menerapkan formasi 4-3-3 bisa meraih tiga poin.
Namun, kenyatannya mereka harus puas dengan hasil imbang. Meski menurunkan skuad terbaiknya, termasuk tiga penyerang sekaligus, Madrid tidak bisa menciptakan gol ke gawang Osasuna.
Ancelotti lalu menanggapi hasil ini. Dia menyoroti tambahan waktu di babak kedua yang dirasa kurang. Padahal pada momen itu, Madrid sedang gencar-gencarnya melakukan serangan untuk menciptakan gol. “Waktu yang ditambahkan di akhir pertandingan sepertinya sangat sedikit bagi saya,” kilahnya.
Ketika jadi tuan rumah, Madrid biasanya selalu bisa mengalahkan Osasuna. Namun, Ancelotti mengatakan kali ini cukup sulit karena lini depan tidak mampu memberi ancaman besar untuk lini pertahanan lawan.
Lihat Juga :