Liga 1 2020 Dilanjutkan, PSIS Minta Semua Biaya Ditanggung PSSI
Kamis, 04 Juni 2020 - 11:43 WIB
loading...
Pelatih PSIS Semarang Dragan Djukanovic sedang memimpin latihan beberapa waktu lalu. PSIS meminta PSSI membiayai biaya pertandingan Liga 1 2020. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
SEMARANG - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menyampaikan opsi terkait dilanjutkannya kompetisi Liga 1 2020 . Opsi yang disampaikan PSSI dalam rapat virtual dengan 18 klub peserta Liga 1, Selasa (2/6/2020), adalah Liga 1 akan dilanjutkan pada Sepetember 2020 dan Liga 2 pada Oktober 2020.
Beberapa klub pun menanggapi opsi tersebut dengan hati-hati. Salah satunya adalah PSIS Semarang sebagai peserta Liga 1 . Manajemen PSIS meminta agar opsi-opsi yang diberikan dipertimbangkan lebih matang lagi. Hal itu karena menyangkut keamanan dan kesehatan semua elemen pertandingan, terutama pemain.
"Kita pengennya kompetisi berhenti. Dengan pertimbangan, yang pertama adalah protokol kesehatan, yang kedua sistem regulasinya bagaimana, dan jika memang kompetisi Liga 1 tetap harus berjalan, PSIS minta semua biaya ditanggung PSSI , dari biaya operasional, jaminan kesehatan, tes swab, serta subsidi bagi klub minimal Rp1,5 miliar," kata GM PSIS, Wahyoe Winarto, Kamis (4/6/2020).(Baca juga: Opsi PSSI untuk Liga 1 2020: Dilanjutkan September, Digelar di Pulau Jawa )
Tak hanya itu, lanjut dia, terkait karantina jika ada pemain yang terpapar COVID-19, sesuai SOP semua yang terlibat pertandingan harus dikarantina selama 14 hari.
"Selain mengganggu jadwal kompetisi, pasti juga timbul biaya lain selama karantina. Jika itu terjadi, kita berharap biaya yang timbul ditanggung PSSI," ujarnya.
Beberapa klub pun menanggapi opsi tersebut dengan hati-hati. Salah satunya adalah PSIS Semarang sebagai peserta Liga 1 . Manajemen PSIS meminta agar opsi-opsi yang diberikan dipertimbangkan lebih matang lagi. Hal itu karena menyangkut keamanan dan kesehatan semua elemen pertandingan, terutama pemain.
"Kita pengennya kompetisi berhenti. Dengan pertimbangan, yang pertama adalah protokol kesehatan, yang kedua sistem regulasinya bagaimana, dan jika memang kompetisi Liga 1 tetap harus berjalan, PSIS minta semua biaya ditanggung PSSI , dari biaya operasional, jaminan kesehatan, tes swab, serta subsidi bagi klub minimal Rp1,5 miliar," kata GM PSIS, Wahyoe Winarto, Kamis (4/6/2020).(Baca juga: Opsi PSSI untuk Liga 1 2020: Dilanjutkan September, Digelar di Pulau Jawa )
Tak hanya itu, lanjut dia, terkait karantina jika ada pemain yang terpapar COVID-19, sesuai SOP semua yang terlibat pertandingan harus dikarantina selama 14 hari.
"Selain mengganggu jadwal kompetisi, pasti juga timbul biaya lain selama karantina. Jika itu terjadi, kita berharap biaya yang timbul ditanggung PSSI," ujarnya.
Lihat Juga :