Peng Shuai Mengaku Pernah Dipaksa Berhubungan Intim oleh Mantan Wakil Perdana Menteri China

Jum'at, 05 November 2021 - 00:30 WIB
loading...
Peng Shuai Mengaku Pernah...
Petenis wanita tersohor asal China, Peng Shuai mengaku pernah menjadi korban pelecehan seksual oleh mantan Wakil Perdana Menteri Senior ke-10 Republik Rakyat China, Zhang Gaoli. Foto: REUTERS/Edgar Su
A A A
HONG KONG - Petenis wanita tersohor asal China, Peng Shuai mengeluarkan pengakuan yang mengejutkan. Dia menyatakan pernah menjadi korban pelecehan seksual atau dipaksa berhubungan intim oleh mantan Wakil Perdana Menteri Senior ke-10 Republik Rakyat China, Zhang Gaoli.

Baca Juga: Hylo Open 2021: Gregoria Mariska Tunjung Terhenti di Babak 16 Besar

Dara berusia 35 tahun itu secara terbuka membeberkan kalau Zhang pernah menggaulinya dengan paksa beberapa tahun lalu. Skandal itu sebenarnya sudah Peng sebarkan lewat media sosial.

Namun, dengan pengaruh serta kekuasaannya, Zhang melakukan sensor alias menghapus semua pengakuan Peng di media sosial. Hingga akhirnya kasus ini hilang dari pantauan masyarakat China.

Menurut tangkapan layar akun Weibo-nya yang terverifikasi pada Selasa (2/11/2021) malam waktu setempat, Peng mengatakan bahwa Zhang, yang menjadi anggota Politburo Standing Committee - badan pembuat keputusan utama China - memaksanya melakukan hubungan seks. Mereka kemudian memiliki hubungan suka sama suka walau kerap putus-nyambung.

Postingan Peng dihapus sekitar setengah jam setelah dipublikasikan. Tapi, pencarian nama Peng di internet yang dikontrol ketat China melonjak setelah postingan tersebut. Tangkapan layar dibagikan di antara grup WeChat pribadi dan melalui iMessage.

Menurut laporan CNN masih belum bisa memverifikasi keaslian postingan yang lebih dari 1.600 kata itu. Juga telah menghubungi Peng untuk memberikan komentar, serta Kantor Informasi Dewan Negara China, yang menangani pertanyaan pers untuk pemerintah pusat.

Dalam postingan yang berbunyi sebagai surat terbuka untuk Zhang, Peng menuduh hubungan selama periode intermiten yang berlangsung setidaknya 10 tahun. Peng mengatakan dia membuka hatinya untuk Zhang, yang sekarang berusia 75 tahun.

"Mengapa Anda harus kembali kepada saya, membawa saya ke rumah Anda untuk memaksa saya berhubungan seks dengan Anda? Ya, saya tidak punya bukti, dan tidak mungkin memiliki bukti," tulis Peng.

"Saya tidak bisa menggambarkan betapa jijiknya saya, dan berapa kali saya bertanya pada diri sendiri apakah saya masih manusia? Saya merasa seperti mayat yang berjalan. Setiap hari saya berakting, siapa saya yang sebenarnya?" lanjutnya.

CNN juga tidak dapat menghubungi Zhang, yang bertugas di Politburo Standing Committee-beranggotakan tujuh orang Partai Komunis yang berkuasa-, badan penguasa tertinggi China, dari 2012 hingga 2017, selama masa jabatan pertama pemimpin China, Xi Jinping.

Zhang pensiun sebagai wakil perdana menteri pada 2018. Tapi, di China, posisi pemimpin puncak Zhang tetap tidak dapat didekati dan tertutup bahkan setelah pensiun, yang membuat upaya menghubunginya untuk mendapat pernyataan mengenai kasus ini hampir tidak mungkin.

Baca Juga: Hylo Open 2021: Belum Terbendung, Marcus/Kevin Amankan Tiket Perempat Final

Disisi lain, Peng merupakan salah satu petenis terbaik China yang pernah ada. Dia pernah mengukir sejarah dengan menjuara tunggal putri Grand Slam Wimbledon (2013) dan Prancis Terbuka (2014). Juga sempat jadi finalis Australia Terbuka 2017.
(mirz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menpora Erick Kecam...
Menpora Erick Kecam Pelecehan Seksual terhadap Atlet Menembak, Tegaskan Dukungan bagi Korban
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
3 Petenis Paling Berbakat...
3 Petenis Paling Berbakat di Dunia yang Tak Pernah Menjuarai Grand Slam
Janice Tjen Terhenti...
Janice Tjen Terhenti di Babak Pertama French Open 2026
Wasit UEFA Diciduk Polisi,...
Wasit UEFA Diciduk Polisi, Ketahuan Paksa Remaja Pria Ngamar di Hotel
Menpora Dukung FPTI...
Menpora Dukung FPTI Bentuk Tim Pencari Fakta demi Keadilan Atlet Korban Pelecehan
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Special Bola
Kisah Luar Biasa Frans...
Bola Dunia
Kisah Luar Biasa Frans Putros, Bintang Persib Bandung yang Tampil di Piala Dunia 2026!
Edwin van der Sar Doakan...
Bola Dunia
Edwin van der Sar Doakan Timnas Indonesia Segera Lolos Piala Dunia
Persib Bandung Pinjamkan...
Liga Indonesia
Persib Bandung Pinjamkan Zulkifli Lukmansyah demi Jam Terbang
Rekomendasi
Diiringi Tanjidor, Pramono...
Diiringi Tanjidor, Pramono Anung dan Rano Karno Hadiri Malam Perayaan HUT ke-499 Jakarta
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Berita Terkini
Iran Tak Punya Keberuntungan,...
Iran Tak Punya Keberuntungan, Apa yang Terjadi dengan Sepak Bola Teheran?
AS Sesumbar Siap Fasilitasi...
AS Sesumbar Siap Fasilitasi Iran jika Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026
Kapten Mehdi Taremi:...
Kapten Mehdi Taremi: FIFA Tak Adil, Iran Sendirian dan Tidak Ada yang Membantu Kami
WOSPAC Siapkan Fondasi...
WOSPAC Siapkan Fondasi Talenta Muda, Jaga Asa Indonesia Menuju Piala Dunia
AEF/MANTENA Cup Jadi...
AEF/MANTENA Cup Jadi Ajang Persiapan Atlet Berkuda Indonesia Menuju Asian Games 2026
HGI Jakarta Domino Tournament...
HGI Jakarta Domino Tournament 2026, Ribuan Peserta Ramaikan Olahraga Pikiran
Infografis
Perdana Menteri Lebanon...
Perdana Menteri Lebanon Nyatakan Perang Lawan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved